Ayam Petelur Anda Terserang Penyakit !! Inilah Cara Pengobatannya

Posted on

TutorialTani.Com – Bagi pemilik peternakan masalah yang besar yang sering dihadapi ialah penyakit pada ayam petelur tersebut. Dengan adanya penyakit tersebut otomatis akan berpengaruh menurunkan produktivitas telur dengan drastis. Selain itu juga akan mengakibatkan ketidakstabilan hormon dan organ pembentuk telur, sehingga pada telur akan mengalami cacat atau abnormal malah lebih parah lagi akan mengakibatkan angka kematian yang terbilang sangat tinggi.

ayam petelur

Ayam Petelur Anda Terserang Penyakit !! Inilah Cara Pengobatannya

Masalah tersebut perlu untuk diambil tindakan yang serius sebelum menjadi penyebaran dan juga mengakibatkan kerugian yang sangat besar saat melakukan budidaya ayam petelur ini. Jika demikian harus segera dengan cara alami maupun dengan cara kimia, agar tidak terjadinya penurunan produksi pada telur. Sebelum untuk tidakan pencegahan maupun pengobatan sebaiknya mengetahui jenis penyakit yang sering menyerang pada ayam petelur tersebut, kemudian baru langsung tindakan penanganan dengan tepat.

Baca Juga :

Nah berikut inilah jenis penyakit yang sering menyerang pada Ayam Petelur simak dibawah ini.

Berak Darah ( Cacidiocis )

  • Penyebab

    Penyakit ini disebabkan oleh protozoa genus Eimeria

  • Gejala

    Pada anak ayam akan terlihat lesu, bagian sayap akan bergelantung kebawah, bulu akan berdiri dan tidak mengkilat, mencret darah, pucat dan angka kematian tinggi.

  • Pengendalian

    Dapat dilakukan dengan cara menjaga sanitasi kandang pada saat melakukan pemeliharaan ayam petelur.

  • Pengobatan

    Dapat dilakukan dengan cara menggunakan obat trisulfa, sulfa-mezathin dan bifuran dengan cara mencampurkan kedalam minuman.

Berak Kapur ( Pullorum )

  • Penyebab

    Penyakit ini disebabkan oleh Salmonella pullorum

  • Gejala

    Mata akan tertutup, sayap akan terluka, mencret berwarna putih dan angka kematian tinggi.

  • Pencegahan

    Dapat dilakukan dengan membeli bibit yang berasal dari indukan yang sehat.

  • Pengobatan

    Dapat dilakukan dengan cara memberikan sulfaquinoxaline, nitrofurazalidone dan lain-lain.

Newscastle Disease ( ND )

  • Penyebab

    Penyakit ini disebabkan oleh virus paramyxo

  • Gejala

    Akan terlihat seperti kehilangan nafsu makan, sesak nafas, bersin atau ngorok, produksi telur mengalami penurunan, leher akan berputar dan angka kematian mencapai 60-80%.

  • Pencegahan

    Dapat dilakukan dengan hanya menjaga kebersihan kandang dan dengan menyuntikan vaksinasi, serta untuk pengobatan belum ada.

Omphalitis

  • Penyebab

    Penyakit ini disebabkan oleh bakteri caliform, staphyloccu dan pseudomonas.

  • Gejala

    Kepala menunduk, mengantuk, selalu berlindung ditempat panas, peradangan pusar, kematian sejak 15 hari setelah menetas dan angka kematian mencapai 15%.

  • Pencegahan

    Dapat dilakukan dengan menjaga suhu normal, kelembapan dan dengan melakukan sanitasi terhadap mesin tetas telur, serta untuk pengobatan belum diketahui.

Choronic Respiratory Disease ( CRD )

  • Penyebab

    Penyakit ini disebabkan oleh Mikoplasma atau Mikoplasma synoviae.

  • Gejala

    Getah radang keluar dari hidung, keluar cairan berbusa dari mata, nafas mengorok dan bersin.

  • Pencegahan

    Dapat dilakukan dengan mengusahan sebaiknya dengan menggunakan bibit yang tahan terhadap penyakit dan tidak dalam keadaan terserang penyakit ini.

  • Pengobatan

    Dapat dilakukan dengan memberikan basitrasin erthromisin, tilosin sepktinomisin dan linkomisis dengan cara mencampurkan ke minuman atau ke makanannya.

Infektious coryza ( snot )

  • Penyebab

    Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Hemophilus gallinarum.

  • Gejala

    Akan terlihat berkurangnya nafsu makan, bersin, pernafasan cepat dan mengorok, pembengkakan pada muka dan angka kematian mencapai 50%.

  • Pencegahan

    Dapat dilakukan dengan memperhatikan tata laksana kandang dan sanitasi lingkungan.

  • Pengobatan

    Dapat dilakukan dengan cara memberikan sulfatiasol atau sulfadimetoksin dengan cara mencampurkannya di minuman atau makanannya.

Cacar Ayam ( Fowl pox )

  • Penyebab

    Penyakit ini disebabkan oleh virus Borreliota avium.

  • Gejala

    Pada jengger ayam betina akan terdapat bercak-bercak berwarna abu-abu hingga keputihan dan juga mengakibatkan ayam menjadi abnormal.

  • Pencegahan

    Dapat dilakukan dengan menjaga kandang tetap bersih, memisahkan ayam yang terserang dan juga melakukan sanitasi lingkungan.

  • Pengobatan

    Dapat dilakukan dengan cara menyuntikan dengan vaksinasi dan juga antibiotik.

Dalam pembudidayakan ayam petelur, untuk penanganannya penyakit seperti yang diatas sebaiknya harus sesuai dengan petunjuk dan sesuai dengan dosis yang sudah ditentukan dikemasan atau labelnya. 🙂 🙂

Demikianlah pembahasan mengenai Ayam Petelur Anda Terserang Penyakit !! Inilah Cara Pengobatannya semoga dengan adanya ulasan tersebut bisa berguna dan bermanfaat bagi anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂