Burung Puyuh Anda Terserang Penyakit ??? Inilah Cara Pengendaliannya

Posted on

TutorialTani.Com – Burung puyuh ( Coturnix-coturnix Japonica ) ialah sejenis burung yang tidak bisa terbang, yang memiliki ukuran tubuh yang relatif terbilang kecil, yang berkaki pendek dan dapat diadu. Pada burung puyuh ini biasa disebut juga dengan Gemak ( Bahasa Jawa ). Quail ( Bahasa asing ) yang merupakan bangsa burung ( liar ) yang pertama kali diternakan di daerah negara Amerika Serikat pada tahun 1870. Kemudian terus dikembangkan ke seluruh penjuru dunia.

puyuh

Burung Puyuh Anda Terserang Penyakit ??? Inilah Cara Pengendaliannya

Sedangkan untuk di Indonesia puyuh sendiri mulai dikenal dan diternak semenjak akhir tahun 1979. Dalam membudidayakan puyuh kini mulai bermunculan dikandang-kandang ternak yang ada di Indonesia, seperti unggas yang pada umumnya, ada berbagai macam penyakit yang dapat menyerang burung puyuh. Nah berikut inilah penjelasan mengenai berbagai penyakit yang sering menyerang puyuh simak dibawah ini.

Radang Usus ( Quail enteritis )

  • Penyebab

    Penyakit ini disebabkan oleh bakteri anerobik yang membentuk spora dan menyerang usus, sehingga timbul peradangan pada organ ususnya

  • Gejala

    Pada burung puyuh tampak lesu, mata tertutup, bulu kelihatan kusam, kotoran berair dan mengandung asam urat.

  • Pengendalian

    Dengan memperbaiki tata laksana pemeliharaan serta memisahkan burung puyuh yang sehat dari yang telah terinfeksi.

Tetelo ( NCD/New Castle Disease )

  • Penyebab

    penyakit ini disebabkan oleh virus paramyxo yang dapat menyebabkan gangguan pada saraf pernafasan.

  • Gejala

    puyuh sulit bernafas, batuk-batuk, bersin, timbul bunyi ngorok, lesu, mata ngantuk, sayap terkulai, kadang berdarah, tinja encer kehijauan yang spesifik adanya gejala tortikolis yakni kepala memutar-mutar tidak menentu dan lumpuh.

  • Pengendaalian

    Dengan menjaga kebersihan lingkungan dan peralatan yang tercemar virus, binatang vektor penyakit tetelo, ayam yang mati segera dibakar atau dibuang dan pisahkan ayam yang sakit, mencegah tamu masuk areal peternakan tanpa baju steril, serta melakukan vaksinasi NCD.

Berak Putih ( Pullorum )

  • Penyebab

    penyakit ini disebabkan oleh kuman Salmonella pullorum dan merupakan penyakit yang terbilang menular.

  • Gejala

    Kotoran berwarna putih, nafsu makan hilang, sesak nafas, bulu-bulu mengkerut dan sayap lemah menggantung.

  • Pengendalian

    Dengan menjaga kebersihan lingkungan dan peralatan yang tercemar virus, binatang vektor penyakit tetelo, ayam yang mati segera dibakar atau dibuang dan pisahkan ayam yang sakit, mencegah tamu masuk areal peternakan tanpa baju steril, serta melakukan vaksinasi NCD.

Berak Darah ( Coccidiosis )

  • Gejala

    tinja berdarah dan mencret, nafsu makan kurang, sayap terkulasi, bulu kusam menggigil kedinginan.

  • Pengendalian

    dengan menjaga kebersihan lingkungan, menjaga litter tetap kering dan dengan tetra chloine capsule diberikan melalui mulut, noxal, trisula zuco tablet dilarutkan dalam air minum atau sulfaqui moxaline, amprolium.

Cacar Unggas ( Fowl Pox )

  • Penyebab

    penyakit ini disebabkan oleh poxvirus yang menyerang bangsa unggas dari semua umur dan jenis kelamin.

  • Gejala

    Timbulnya keropeng-keropeng pada kulit yang tidak berbulu, seperti pial, kaki, mulut dan farink yang apabila dilepaskan akan mengeluarkan darah.

  • Pengendalian

    dengan menggunakan vaksin dipteria dan mengisolasi kandang atau puyuh yang terinfeksi.

Quail Bronchitis

  • Penyebab

    Quail bronchitis virus ( adenovirus ) yang bersifat sangat meenular.

  • Gejala

    Puyuh kelihatan lesu, bulu kusam, gemetar, sulit bernafas, batuk dan bersin, mata dan hidung kadang-kadang mengeluarkan lendir, kadang kepala dan leher agak terpuntir.

  • Pengendalian

    Dengan pemberian pakan yang bergizi dengan sanitasi yang memadai.

Aspergillosis

  • Penyebab

    cendawan, Aspergillus fumigatus.

  • Gejala

    puyuh mengalami gangguan pernafasan, mata terbentuk lapisan putih menyerupai keju, mengantuk, nafsu makan berkurang.

  • Pengendalian

    Dengan memperbaiki sanitasi kandang dan lingkungan sekitarnya.

Cacingan

  • Penyebab

    Sanitasi yang buruk.

  • Gejala

    Puyuh tampak kurus, lesu dan lemah.

  • Pengendalian

    Dengan menjaga kebersihan kandang dan pemberian pakan yang terjaga kebersihannya.

Demikianlah pembahasan mengenai Burung Puyuh Anda Terserang Penyakit ??? Inilah Cara Pengendaliannya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat berguna dan bermanfaat bagi anda semua, terima kasih banyak telah mengunjungi. 🙂