Cara Efektif Pengendalian Hama Dan Penyakit Pada Tanaman Padi

Posted on

TutorialTani.Com – Bagi Kebanyakan orang pastinya sudah mengenal dengan tanaman yang satu ini ??? yang merupakan sumber utama makanan pokok dan sangat memegang peranan yang begitu penting banget dalam usaha pemenuhan kebutuhan pangan. Iya tanaman itu ialah tanaman padi ( Oryza Sativa ). Dalam usaha pertanian padi ialah potensi yang sangat maksimal, walaupun telah menggunakan varietas unggul, pemupukan, pengairan dan perbaikan taknik bercocok tanam telah diterapkan.

tanaman padi

Cara Pengendalian !! Macam Hama Dan Penyakit Tanaman Padi

Untuk mengetahui pengenalan terhadap jenis hama maupun penyakit yang dapat menyerang merupakan langkah awal yang sangat penting sekali hal ini untuk menunjang dalam keberhasilan dalam usaha pengendalian. Apalagi dengann penggunaan ( pupuk organik Nasa dan Pestisida organik Nasa ) yang dimana produk ini sudah begitu banyak petani yang telah membuktikannya. Nah berikut ini bagaimana cara untuk mengetahui jenis hama dan penyakit dan bagaimana cara pengendalian simak dibawah ini.

Macam-Macam Hama Dan Cara Pengendalian

hama tanaman padi

Penggerak Batang ( sundep beluk )

Jenis hama yang satu ini merupakan yang paling menakutkan bagi pertanaman padi, karena bila terkena akan menimbulkan kerusakan yang sangat berat dan dapat kehilangan hasil yang tinggi. Kehadiran pada hama tersebut dengan ditandai oleh kehadiran ngengat ( kupu-kupu ) dan kematian pada tunas padi, kematian malai dan ulat penggerak batang.

Jenis hama ini dapat merusak tanaman pada semua fase tumbuh, baik pada saat pembibitan, fase anakan, maupun saat berbunga. Jika serangan terjadi pada pembibitan hingga fase anakan maka hama ini disebut dengan sundep dan bila terjadi pada saat berbunga maka disebut dengan beluk.

Cara Pengendalian Hama Tanaman Padi

  • Hingga saat ini belum ada varietas yang tahan terhadap penggerak batang, oleh karena itu gejala serangan hama ini sangat perlu untuk diwaspadai, terutama pada pertanaman di musim hujan.
  • Memilih waktu yang tepat hal ini merupakan cara yang sangat efektif untuk menghindari serangan penggerak batang ini.
  • Dengan menghindari penanaman pada musim bulan desember sampai januari, hal dimaksudkan karena suhu, kelembaban dan kondisi curah hujan pada saat itu sangat cocok untuk perkembangan penggerak batang ini. Sementara tanaman padi yang baru ditanam sangat sensitif pada serang hama ini. Tindakan pengendalian harus segera dilakukan, kalau lebih dari 10% rumpun memperlihatkan gejala sundep atau beluk.
  • Dengan cara pemakaian produk nasa yang seperi Natural BVR dari awal tanam hal ini sangat efektif untuk pencegahan terhadap hama sundep beluk tersebut. Karena pada Natural BVR ini memiliki kandungan jamur Beuveria bassiana dengan kandungan 10 pangkat 10 spora per grama yang dapat mencegah sundep beluk dengan tidak mematikan musuh alaminya. Jadi dengan sekali semprot makan pada hama dan penyakit pada padi serta merta tercegah dan terkendali, dengan didukung sertifikat serta kualitas yang tidak perlu diragukan maka pemakian Natural BVR sangat dianjurkan sekali bagi petani dari awal tanam.
  • Pemakian produk nasa yang berupa Natural Gilo diawal tanam dengan dicampurkan pupuk kandang atau dengan dicampurkan super nasa.
  • Pemupukan yang teratur dengan menyeimbangkan unsur makro maupun mikro yang di perlukan tanaman padi yakni dengan pemakaian pupuk organic nasa yang berupa super nasa dengan campurkan 50% pupuk kima yang biasa dipakai.

Wereng Hijau

Peran wereng hijau dalam system pertanaman padi menjadi penting oleh karena wereng hijau merupakan vector penyakit tungro yang salah satu penyakit virus yang terpenting di Indonesia. Wereng hijau ini kemapuannya sebagai penghambat dalam system pertanian padi sangat tergantung pada penyakit virus tungro. Hama ini banyak ditemukan pada system sawah irigasiteknis, ekosistem tadah hujan, tetapi tidak lazim pada ekosistem padi gogo. Wereng hijau ini menghisap cairan dari dalam dari dalam daun bagian pinggir, tidak menyukai pelepah atau daun-daun bagian tengah. Adapun gejala tanaman padi yang terkena serangan wereng hijau ini yaitu :

  • Hama wereng hijau ini menyebabkan daun-daun padi berwarna kuning hingga kuning oranye.
  • Dapat menurunkan jumlah anakan dan pertumbuhan tanaman yang terhambat
  • Pemupukan unsure nitrogen ( Urea/Za ) yang tinggi sangat memicu perkembangan wereng hijau.

Cara Pengendalian Hama Tanaman Padi

  • Dengan pemakaian produk nasa yang berupa Natural BVR dari awal tanam sangat efektif untuk mencegah hama sudep beluk tersebut. Natural BVR ini mengandung jamur beuveria bassiana dengan kandungan 10 pangkat 10 spora per gram dapat mampu mencegah wereng hijau dengan tidak mematikan musuh alaminya. Jadi dengan sekali semprot maka hama dan penyakit pada padi serta merta tercegah dan dapat terkendali, dengan didukung sertifikat serta kualitas yang tidak perlu diragukan maka pemakaian natural bvr sangat dianjurkan bagi petani dari awal tanam.
  • Dianjurkan dengan menanam varietas tahan tungro seperti tukad insektisida.

Walang Sangit

Hama ini merupakan yang umum merusak bulir tanaman padi pada fase pemasakan, mekanisme merusaknya yakni dengan menghisap butiran gabah yang sedang mengisi. Jika hal ini diganggu, serangan akan mempertahankan diri dengan cara mengeluarkan aroma khasnya yang bau.

Selain sebagai mekanisme mempertahankan diri, bau yang keluar juga untuk menarik walang sakit yang lain dari species yang sama. Ham walang sangit ini merusak tanama pada saat mencapai fase berbunga hingga matang. Kerusakan yang ditimbukannya dapat menyebabkan beras berubah warna dan mengapur serta gabah menjadi hampa.

Cara Pengendalian Hama Tanaman Padi

  • Dengan meratakan laha dengan baik dan pemupukan yang teratur dengan menyeimbangakan unsure makro maupu mikro yang diperlukan tanaman padi yakni dengan pemakaian pupuk organic nasa yang berupa super nasa dengan dicampur 50% pupuk kimia yang biasa dipakai.
  • Mengendalikan gulma baik yang ada disekitar awaha maupun yang berada disekitar pertanaman.
  • Dengan cara penyemprotan pestisida organic nasa yang berupa pestona tambah aero-810 dengan interval 10 hari sekali, lakukan dari awal tanam dan diwaktu sore hari.

Wereng Coklat

Hama ini dapat menyebabkan daun berubah menjadi kuning oranye sebelum menjadi coklat dan mati, dalam keadaan populasi wereng tinggi dan varietas yang ditanam rentan wereng coklat dapat mengakibatkan tanaman seperti terbakar atau hopperburn. Wereng coklat juga dapat menularkan penyakit virus kerdil hampa dan virus kerdil rumput dua penyakit yang sangat merusak.

Ledakan hama ini biasanya terjadi akibat penggunaan pestisida yang tidak tepat penanaman verietas rentan, pemeliharaan tanaman, terutama pemupukan yang kurang tepat, dan kondisi lingkungan yang cocok untuk wereng coklat yaitu lembab, panas dan pengap.

Cara Pengendalian Hama Tanaman Padi

  • Dengan melakukan pematauan secara rutin yang dialakukan dengan cara mengamati areal tanaman padi dalam interval waktu tertentu ( seminggu sekali ) sejak awal persemaian, penanaman sampai panen.
  • Dengan memusnahkan sisa tanaman yang terserang virus kerdil rumput dn kerdil hampa dengan cara mengolah tanah sesegara mungkin setelah tanaman padi dipanen. Dengan membiarkan lahan tersebut maka kemungkinan timbulnya serangan virus akan lebih besar saat kita memulai penanaman kembali.
  • Dengan menanam padi varietas unggul tahan hama, penanaman varietas tahan hama terbukti mampu dan efektif mengurangi serangan wereng coklat ini.
  • Melakukan pemusnahan selektif terhadap tanaman padi yang terserang ringan. Artinya dengan memilih tanaman padi yang terserang dengan cara mengambilnya untuk kemudian dibuang/dibakar di tempat lain, jika terjadi serangan berat maka perlu dilakukan dengan pemusnahan total.

Macam-Macam Penyakit Dan Cara Pengendalian

penyakit tanaman padi

Hawar Daun Bakteri

Penyakit ini merupakan bakteri yang tersebar luas dan dapat menurunkan hasil hingga mencapai 36% . penyakit ini terjadi saat kondisi musim hujan atau musim kemarau yang basah, terutama pada lahan sawah yang selalu tergenang dan dipupuk N tinggi.

Penyakit ini menghasilkan dua gejala khas yakni kresek dan hawar. Kersek ialah gejala yang terjadi pada tanaman yang sudah berumur 30 hari ( persemaian atau yang baru pindah ). Daun-daun berwarna hijau kelabu, melipat dan menggulung. Dalam kedaan parah daun menggulung, layu dan bias mati, mirip seperti tanaman yang terserang penggerak batang. Sementara hawar yaitu merupakan gejala yang paling umum pada tanaman yang telah mencapai fase tumbuh anakan hingga fase pemasakan.

Baca juga :

Untuk gejala tanaman yang diawali timbulnya bercak abu-abu ( kekuningan ) umumnya pada tepi daun. Dalam perkembangannya gejala meluas, membentuk hawar dan akhirnya daun mengering. Dalam keadaan lembab ( terutama dipagi hari ), kelompok bakteri, berupa butiran berwarna kuning keemasan, dapat dengan mudah ditemukan pada daun-daun yang menunjukka gejala hawar. Dengan bantuan angin, gesekan antara daun dan percikan air hujan, massa bakteri ini berfungsi sebagai alat penyebar penyakit Hawar Daun Bakteri.

Cara Pengendalian Penyakit Tanaman Padi

  • Dengan pemberian pupuk yang teratur dengan menyeimbangkan unsure makro maupun mikro yang diperlukan tanaman padi. Yakni dengan pemakaian pupuk oragnik nasa yang berupa super nasa dengan divampur 50% pupuk kima yang biasa dipakai.
  • Pengaturan air yang cukup.
  • Hindari penggenangan air yang terus menerus maisalkan 1 hari digenangi dan 3 hari dikeringkan.
  • Menyemprotkan pestisida yang berupa pestona dengan interval 10 hari sekali lakukan dari awal tanam dan pada waktu sore hari.

Busuk Batang

Busuk batang merupakan penyakit yang menginfeksi pada bagian tanaman dalam kanopi dan menyebabkan tanaman menjadi mudah rebah. Untuk cara mengamati penyakit ini, kanopi pertanaman perlu dibuka. Perlu diwaspadai bila terjadi kerebahan pada pertanaman, tanpa sebelumnya terjadi hujan dengan angin yang kencang.

Gejala awal berupa bercak berwarna kahitaman, bentuknya tidak teratur pada sisi luar pelapah daun dan secara bertahap membesar. Akhirnya cendawan menembus batang padi yang kemudian menjadi lemah, anakan mati. Dan akibatnya tanaman menjadi rebah.

Cara Pencegahan Penyakit Tanaman Padi

  • Keringkan petakan dan biarkan tanah hingga retak sebelum dialiri lagi.
  • Tunggul-tunggul padi sesudah panen dibakar atau didekomposisi.
  • Dengan pemeupukan yang teratur dengan penyeimbangan unsur makro maupun mikro yang diperlukan tanaman padi.
  • Dengan pemakian produk nasa yang berupa Natural Glio disaat olah tanah dengan dicampurkan pupuk kandang atau dengan campurkan Super Nasa.

Bercak Cercospora

Bercak Cercospora ini disebabkanoleh jamur Cercospora oryzae, penyakit menyebabkan kerusakan yang serius pada pertanaman dilahanyang kurang subur. Penyakit ini menghasilkan gejala lurus sempit berwarna coklat pada helaian daun bendera, pada fase tumbuh-pemasakan, gejala juga dapat terjadi pada pelapah dan kulit gabah padi.

Cara Pengendalian Penyakit Tanaman Padi

  • Dengan pemakian produk nasa yang berupa Natural Glio di saat olah tanah dengan di campurkan pupuk kandang atau dengan dicampurkan super nasa.
  • Pemupukan yang teratur dengan menyeimbangkan unsure makro maupun mikro yang diperlukan tanaman padi, yakni dengan pemakian pupuk organic nasa yang berupa super nasa dengan campurkan 50% pupuk kimia yang biasa dipakai.

Demikianlah pembahasan mengenai Cara Pengendalian !! Macam Hama Dan Penyakit Tanaman Padi ini semoga dengan adanya ulasan ini bias membantu atau bermanfaat bagi anda, sekian dan terima kasih. 🙂