Cara Pengendalian Hama Dan Penyakit Pada Tanaman Kubis

Posted on

TutorialTani.Com – Tanaman kubis merupakan tanaman dua tahunan hijau atau unggu berdaun, ditanam sebagai tanaman sayuran untuk kepala padat berdaunnya. Tanaman kubis sangat cocok tumbuh didataran tinggi. Sehingga factor teknik budidaya dan hama serta penyakit pada tanaman kubis yang mungkin masih banyak bagi para petani kubis yang belum memahaminya atau belum mengetahuinya, sehingga banyak para petani yang enggan untuk menanamnya.

tanaman kubis

Cara Pengendalian Hama Dan Penyakit Pada Tanaman Kubis

Nah kali ini akan mengulas mengenai hama dan penyakit tanaman kubis serta bagaimana cara untuk pengendaliannya agar produksi hasil panen kubis tidak mengalami penurunan dan hasil yang diharapkan pun akan optimal. Berikut ini hama dan penyakit yang dapat menyerang pada tanaman kubis simak ulasannya dibawah ini.

Baca Juga :

Hama Pada Tanaman Kubis

hama tanaman kubis

Ulat Tritip/Ulat Daun ( Plutella xylostella )

Hama ini bila menyerang tanaman kubis maka gejala akibat serangan hama tersebut akan terlihat pada bagian bawah daun yang dimakan oleh hama ini tinggal epidermis bagian atas saja. Ulat ini memiliki ukuran 5 mm dengan warna hijau, jika diganggu akan menjatuhkan diri dengan menggunakan benang. Ulat jenis ini cepat sekali dan juga sangat kebal terhadap satu insektisida.

  • Cara Pengendalian

    Dengan melakukan penyemprotan dengan menggunakan produk nasa yang berupa pestona sesuai dosis.

Ulat Krop / Jantung Kubis ( Crocidoomia binotalis )

hama ini bila menyerang gejala pada titik tumbuh sehingga disebut sebagai ulat jantung kubis. Ulat ini bentuknya kecil berwarna hijau lebih besar dari ulat tritip, jika sudah besar garis-garis coklat. Apabila diganggu agak malas untuk dapat bergerak.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian dapat dilakukan dengan tindakan penyemprotan dengan menggunakan produk nasa yang berupa pestona yang sesuai dosis.

Ulat Grayak ( Spodoptera Litura )

Hama ini merupakan juga salah satu hama yang menyerang tanaman kubis.

  • Cara Pengandalian

    Untuk pengendalian dapat dilakukan dengan penyemprotan dengan menggunakan produk nasa yang berupa pestona dan dengan menggunakan produk nasa yang berupa Natural Vitura / Natural Virexi sesuai dosis.

Ulat Tanah ( Agrotis Ipsilon )

Hama ini bila menyerang gejala terlihat pada kerusakan yang ditimbulkan yaitu  terpotongnya tanaman kubis yang masih terbilang kecil.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian dapat dilakukan dengan membongkar tanah secara berhati-hati disekitar tanaman yang terpotong dan dengan penyemprotan dengan menggunakan produk nasa yang berupa pestona sesuai dosis.

Penyakit Pada Tanaman Kubis

Akar Pekuk ( Plasmodiophora brassicae wor )

Penyakit ini bila menyerang tanaman maka gejala yang terlihatseperti bintil-bintil atau adanya kelenjar yang tidak teratur yang seperti bersatu menjadi sebuah bengkakan yang memanjang yang menyerupai batang ( gada ). Dengan rusaknya pada jaringan akar yang dapat menyebabkan jaringan pengangkutan terganggu sehingga tanaman tersebut menjadi merana, daun-daunnya berwarna hijau kelabu dan lebih cepat layu dari pada daun yang biasa.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian olah tanah yang bagus dengan memakai pupuk organic NASA yang berupa super nasa yang dicampurkan dengan pupuk kimia dasar yang biasa dipakai. Dan dengan menggunakan produk Nasa yang berupa Natural Glio.

Bercak Daun Alternaria ( Alternaria brassicae ) Sacc

Penyakit ini bila menyerang tanaman kubis maka akan terlihat pada daun terdapat bercak-bercak kecil berwarna kelabu gelap pada daun, yang meluas dengan cepat sehingga menjadi bercak bulat hingga mencapai diameter 1 cm.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian dapat dilakukan dengan penyemprotan dengan menggunakan Produk nasa yang berupa pestona yang sesuai dosis.

Busuk Hitam

Penyakit ini bila menyerang tanaman kubia gelajanya mula-mula ditepi daun terdapat daerah-daerah yang berwarna kuning atau pucat, yang kemudian meluas ke bagian tengah. Daerah ini tulang-tulang daun berwarna coklat tua atau hitam dan bisa masuk kadalam batang. Jaringan helaian daun yang sakit mongering menjadi seperti selaput, dengan tulang-tulang daun berwarna hitam. Umumnya penyakit ini mulai dari daun-daun dan dapat menyebabkan gugurnya daun satu persatu.

  • Cara Pengendalian

    Olah tanah yang bagus dengan memakai pupuk organic Nasa yang berupa super nasa di campurkan dengan pupuk kimia dan dapat juga dengan melakukan penyemprotan dengan menggunakan produk nasa yang berupa pestona yang sesuai dosis.

Busuk Basah

Penyakit bila menyerang tanaman kubis gejala yang umum ialah busuk basah berwarna coklat atau kehitaman, pada daun, batang dan umbi. Dan pada bagian yang terinfeksi awalnya terjadi seperti bercak kebasahan, bercak tersebut menjadi membesar dan mengendap dengan bentuknya yang tidak teratur dan berwarna coklat tua kehitaman.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian dapat dilakukan dengan pemakaian produk nasa yang berupa Natural Glio yang sudah difermasikan dengan pupuk kandang selama 2 minggu dan dengan melakukan penyemprotan dengan menggunakan produk nas yang berupa pestona sesuai dosis.

Penyakit Kaki Hitam

Penyakit ini bila menyerang gejalanya kanker memanjang pada pangkal batang, mula-mula berwarna coklat muda kemudian menjadi kehitaman yang sering dikelilingi oleh batas berwarna ungu. Dan dibagian tengah luka terdapat titik-titik hitam yang terdiri dari piknidium jamur penyebab penyakit. Pada perakaran yang sakit akan rusak sedikit demi sedikit sehingga tanaman menjadi layu dan kemudian mati.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian dapat menggunakan produk nasa yang berupa Natural Glio yang sudah difermentasikaan dengan pupuk kandang selama kurang lebih 2 minggu. Dan dengan penyemprotan dengan menggunakan produk nasa yang berupa pestona yang sesuai dosis.

Demikianlah pembahasan mengenai Cara Pengendalian Hama Dan Penyakit Pada Tanaman Kubis semoga dengan adanya ulasan tersebut bisa berguna dan bermanfaat bagi anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂