Cara Pengendalian !! Hama Dan Penyakit Pada Tanaman Kedelai

Posted on

TutorialTani.Com – Kedelai atau kacang kedelai, nama ilmiah ( Glycine max ) ialah salah satu tanaman polong-polongan yang menjadi bahan dasar banyak makanan dari Asia Timur seperti kecap, tahu dan juga tempe. Dalam membudidayakan pada tanaman kedelai ini seperti pada tanaman yang lainnya, tanaman kedelai juga memiliki musuh yang mengganggu pertumbuhannya. Pada tanaman kedelai ini musuhnya yaitu jenis hama dan penyakit. Hama dan penyakit ini dapat membuat panen tanaman kedelai yang dihasilkan menjadi berkurang atau bahkan tanaman kedelai bisa mengalami gagal panen.

Screenshot_4

Cara Pengendalian !! Hama Dan Penyakit Pada Tanaman Kedelai

Oleh karena itu, sangat diperlukan untuk pengendalian hama dan penyakit pada tanaman kedelai, nah berikut ini berbagai jenis hama dan penyakit yang sering kali menyerang pada tanaman kedelai serta cara pengendaliannya.

Baca Juga :

Hama Pada Tanaman Kedelai

Arphis Glycine

Soybean Mosaik Virus atau SMV yang merupakan virus yang ditularkan oleh hama jenis ini. Hama ini merupakan sejenis kutu yang menyerang pada tanaman kedelai. Pada awal pertumbuhan tanaman kedelai dan ketika masa pertumbuhan polong dan bunga merupakan waktu bagi virus ini untuk menyerang tanaman kedelai. Jika tanaman kedelai ini terserang oleh kutu ini, ditandai dengan tanaman yang berubah menjadi layu dan pertumbuhannya menjadi terhambat.

  • Cara Pengendalian

    Dapat dilakukan dengan tidak menanam tanaman inang ( terung-terungan, kacang-kacangan atau kapas-kapasan ), tanaman yang terserang segera dibuang dan dibakar dan dapat juga dengan menyemprotkan pestona atau natural BVR yang dilakukan pada permukaan bagian bawah kedelai.

Ulat Polong

Akibat yang dapat ditimbulkan dari serangan jenis ulat ini membuat buah menjadi berlubang kecil. Pada saat buah masih hijau, bagian luar polong berubah warna dan didalamnya terdapat ulat berwarna hijau dengan kotorannya.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian dapat dilakukan dengan menanam kedelai tepat pada waktunya.

Penyakit Pada Tanaman Kedelai

Layu Bakteri ( Pseudomonas sp )

Bila tanaman kedelai ini ditanam dengan jarak yang rapat menyebabkan tanaman seketika layu, selain itu tanaman juga bisa menjadi layu secara mendadak bila kelembaban udara terlalu tinggi.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian dari jenis penyakit ini pada tanaman kedelai dapat dilakukan dengan cara memberikan Natural Glio.

Penyakit Layu

Tanaman yang berumur 2 sampai 3 minggu mudah terserang oleh jenis penyakit ini, pada saat udara lembab dan tanaman kedelai ditanam dengan jarak yang dekat. Tanaman kedelai yang terserang penyakit layu ditandai dengan daun kedelai perlahan-lahan menjadi layu dan berubah warna menjadi kekuningan, penyakit ini juga bisa menular melalui saluran irigasi dan tanah.

  • Cara Pengendalian

    Dapat dilakukan dengan cara menggunakan varietas tahan dan menebarkan Natural Glio pada awal penanaman.

Penyakit Karat

Apabila tanaman yang terkena penyakit ini ditandai dengan bagian daun muncul bercak dan bintik berwarna coklat, bercak tersebut berisi uredia. Bercak yang muncul bisa berkembang ke daun-daun yang berada diatasnya seiring dengan bertambahnya umur tanaman kedelai tersebut. Bercak dari tanaman kedelai yang terserang berwarna merah kecoklatan seperti warna pada karat.

  • Cara Pengendalian

    Dapat dilakukan dengan menggunakan varietas tahan dan menyemprotkan fungisida triadimefon, mankoseb, difenokonazol dan bitertanol.

Pustul Bakteri

Apabila tanaman yang terserang ditandai dengan gejala awal yang berupa bercak berwarna hijau pucat yang terdapat dikedua permukaan daun kedelai dan pada bagian tengah menjadi menonjol yang kemudian berubah menjadi bisul berwarna coklat muda maupun putih pada permukaan daun bagian bawah.

Gejala yang ditimbulkan dari jenis penyakit ini hampir mirip dengan yang ditimbulkan dari penyakit karat, hanya perbedaannya pada bercaak pada penyakit pustul bakteri lebih kecil dan spora yang dihasilkan juga terlihat lebih jelas. Untuk ukuran dari bercak tersebut barvariasi dari ukuran dengan bintik kecil hingga ukuran besar tidak beraturan dengan warna bercak kecoklatan.

  • Cara Pengendalian

    Dapat dilakukan dengan menanam benih kedelai yang terbebas dari patogen, membuang tanaman yang sakit dan menghindari rotasi dengan kacang tunggak dan buncis.

Demikianlah pembahasan mengenai Cara Pengendalian !! Hama Dan Penyakit Pada Tanaman Kedelai ini semoga dengan adanya ulasan tersebut bisa berguna dan bermanfaat bagi anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂