Penyakit Menyerang Bunga Mawar Anda !! Ini Cara Menanggulangi Serangan Hama Dan Penyakit Pada Bunga Mawar

Posted on

TutorialTani.Com – Dalam segi pengendalian jenis penyakit yang menyerang pada tanaman bunga mawar sangat prioritas. Hal ini disebabkan karena untuk harapan dalam tumbuh sangat diharapkan dengan maksimal. Untuk mengantisipasi hal tersebut maka perlu dengan adanya perlindungan pada tanaman bunga mawar tersebut.

Penyakit Bunga Mawar

Penyakit Menyerang Bunga Mawar Anda !! Ini Cara Menanggulangi Serangan Hama Dan Penyakit Pada Bunga Mawar

Tujuan untuk memperoleh hasil pertumbuhan tanaman yang sangat optimal, kepastian keberhasilan panen, diharapkan dapat menjaga kelestarian lingkungan dan juga keseimbangan ekologis. Dalam mengatasi masalah atau hambatan akibat serangan penyakit pada tanaman bunga mawar hal ini perlu diambil tindakan yang serius. Nah berikut ini penyakit yang menyerang tanaman bunga mawar dan cara pengendaliannya simak ulasannya dibawah ini.

Baca Juga :

Bercak Daun ( Xanthomonas sp )

Penyakit ini merupakan masalah yang terbilang utama pada pertanaman mawar yang tidak diberi naungan atau rumah kaca plastic penyakit ini. Penyakit di sebabkan oleh Diploicarpon rosae. Dengan intensitas serangan antara 15-17 . penyakit ini juga biasa disebut dengan penyakit gugur daun, penyakit tersebut umumnya menyerang pada kodisi musim hujan.

Cara Pengendalian

Untuk pengendalian pada penyakit ini dapat dilakukan dengan menyemprotkan Doconil 75 WP.

Penyakit Kanker

Jenis penyakit ini menyerang pada bagian kulit batang. Gejala serangan terjadi infeksi pada kulit tampak seperti goresan coklat muda lalu menjadi tua, yang kemudian mengering dan cekung serta mati.

Cara Pengendalian

Untuk pengendalian pada penyakit ini dapat dilakukan dengan menggunakan fungisida Ditane M-45.

Bercak Hitam

Penyakit ini disebabkan oleh cendawan ( Jamur ) Marsonin rosae ( Lib ) Lind ( Black spot ). Gejala yang terlihat akibat serangan daun bercak hitam-pekat yang tepinya bergerigi. Lambat laun bercak-bercak berdiamter ± 1 cm menyatu, sehingga jaringan daun disekitarnya menjadi kuning. Dapat pula terjadi pada tangkai daun, batang, dasar bunga, kelopak dan tajuk bunga. Daun yang terserang akan mudah berguguran.

Cara Pengendalian

  • Nonkimiawi
    Dengan memangkas bagian tanaman yang sakit dan menjaga kebersihan kebun ( sanitasi ).
  • Kimiawi
    Dengan menyemprotkan fungisida yang berbahan aktif Propineb dan Mankozeb pada konsentrasi yang dianjurkan.

Karat Daun

Penyakit ini disebabkan oleh cendawan ( jamur ) Phragmidium mucronatum ( Pers.ex Pr. ). Gejala yang terlihat akaibat serangan seperti bintik-bintik berwarna jingga kemerah-merahan pada sisi bawah daun. Pada sisi daun atas terdapat bercak bersudut warna kemerah-merahan. Pada daun yang terserang berat akan mudah gugur ( rontok ).

Cara Pengendalian

  • Nonkimiawi
    Dengan pemotongan/pemangkasan daun sakit kemudian dimusnahkan.
  • Kimiawi
    Dengan menyemprotkan fungisida yang berbahan aktif Zineb atau Maneb pada konsentrasi yang dianjurkan.

Tepung Mildew

Penyakit disebabkan oleh cendawan Oidium sp. Gejala yang terlihat akibat serangan terdapat tepung/lapisan putih pada permukaan daun sebelah bawah dan atas. Daun/bagian tanaman yang terserang akan berubah warna dari hijau menjadi kemerah-merahan, lambat laun menjadi kekuning-kuningan dan akhirnya daun-daun cepat rontok ( gugur ).

Cara Pengendalian

  • Nonkimiawi
    Dengan memetik daun yang terserang untuk dimusnahkan dan menjaga kebersihan kebun ( sanitasi ).
  • Kimiawi
    Dengan menyemprotkan menggunakan fungisida.

Bengkak Pangkal Batang

Penyakit ini disebabkan oleh Bakteri Agrobacterium tumefacien ( E.F Sm et Town ) Conn. Gejala hala ini terjadi pembengkakan pada pangkal batang dekat permukaan tanah, sehingga tanaman menjadi kerdil dan akhirnya mati.

Cara Pengendalian

  • Nonkimiawi
    Dengan mencabut tanaman yang sakit untuk dimusnahkan dan sewaktu pemeliharaan tanaman (pemangkasan ) dengan menggunakan gunting pangkas yang bersih dan steril.
  • Kimiawi
    Dengan menyemprotkan bakterisida yang berbahan aktif Streptomisin atau Oksitetrasikin.

Mosaik ( Belang-Belang )

Penyakit ini disebabkan oleh Virus ( Virus Mosaik Mawar ) ( Rose mosaic Virus ). Gejala yang terlihat akibat serangan pada daun menjadi menguning dan belang-belang, tulang-tulang daunnya seperti jala.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian penyakit ini dapat dilakukan dengan penanaman bibit yang sehat, pemeliharaan tanaman secara intensif, dan denga menyemprotkan insektisida.

Bercak Daun

Penyakit disebabkan oleh dua pathogen yakni cendawan cercospora rosicola pass dan Alternaria sp. Gejala yang terlihat akibat serangan cercospora bercak-bercak coklat pada daun-daun tua, sedangkan bercak alternaria berwarna kehitam-hitaman.

Cara Pengendalian

  • Nonkimiawi
    Dengan memotong/memetik daun yang sakit untuk dimusnahkan dan menjaga kebersihan kebun ( sanitasi ).
  • Kimiawi
    Dengan menyemprotkan fungisida yang mengandung bahan aktif tembaga ( Cu ).

Jamur Upas

Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Corticium salmonicolor ( Berk et Br ) Tjokr. Gejala terdapat lapisan kerak berwarna merah pada batang dan lambat laun batang akan membusuk serta mati.

Cara Pengendalian

  • Nonkimiawi
    Dengan mengelupaskan kulit dan mengerok bagian tanaman yang sakit, kemudian diolesi cat/ter, dapat pula sekaligus memotong bagian batang yang terinfeksi berat.
  • Kimiawi
    Dengan menyemprotkan menggunakan fungisida yang berbahan aktif Tridemorf.

Busuk Bunga

Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Botrytis cinerea pers Fr. Gejala yang terlihat kuntum bunga yang telah membuka membusuk berwarna coklat dan berbintil-bintil hitam.

Cara Pengendalian

  • Nonkimiawi
    Dengan membungkus bunga yang mulai mekar dengan kantong kertas minyak/plastic dan penanganan pasca panen bunga sebaik mungkin.
  • Kimiawi
    Dengan menyemprotkan fungisida yang berbahan aktif Benomil.

Penyakit Fisiologis

Penyakit ini disebabkan oleh kekurangan unsure hara ( defisiensi ), kurang Nitrogen, Phosfor dan Kalium. Gejala kekurangan nitrogen menyebabkan warna daun hijau-muda ( pucat ) kekuning-kuningan dan pertumbuhan tanaman menjadi lambat ( kerdil ). Kekurangan phosphor menyebabkan tanaman menjadi kurus dan kerdil, sedangkan kurang kalium daun-daun menjadi mengering disepanjang tepi/pinggirannya.

Cara Pengendalian

Dengan pemberian pupuk berimbang, terutama unsure N, P205 dan K20 ataupun disemprot pupuk daun yang kandungan unsure haranya tinggi sesuai dengan gejala defisiensi.

Demikianlah pembahasan mengenai Penyakit Menyerang Bunga Mawar Anda !! Ini Cara Menanggulangi Serangan Hama Dan Penyakit Pada Bunga Mawar semoga dengan adanya ulasan tersebut bisa berguna dan bermanfaat bagi anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂