Tanaman Buah Naga Anda Terserang Hama Dan Penyakit !! Ini Cara Pengendaliannya

Posted on

TutorialTani.Com – Tanaman buah naga ( Dragon fruit ) sebenarnya tanaman ini memiliki ketahanan terhadap serangan jenis hama maupun penyakit serta relative mudah perawatannya. Dampak lingkungan baik iklim maupun sanitasi lingkungan sering dapat menyebabkan terdorongnya timbul hama dan penyakit yang menyerang buah naga. Akibat dari serangan hama maupun penyakit tersebut mengakibatkan penurunan hasil produksi yang tidak maksimal dan dapat mengalami kerugian bai para petani maupun pelaku usaha.

buah naga

Tanaman Buah Naga Anda Terserang Hama Dan Penyakit !! Ini Cara Pengendaliannya

Oleh karena itu perlu sekali diperhatikan bila terdapat serangan atau mulai muncul gejala akibat serangan hama dan penyakit. Nah ini beberapa hama maupun penyakit yang sering menyerang tanaman pada buah naga antara lain sebagai berikut.

Baca Juga :

Hama Pada Tanaman Buah Naga

hama tanama buah naga

Tungau ( Tetranychus sp )

Hama ini menyerang pada kulit batang atau cabang yang merusak jaringan klorofil yang berfungsi untuk asimilasi dari hijau menjadi cokelat.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian pada hama ini dapat dilakukan dengan menyemprotkan Omite dengan dosis 1-2 gr/liter air yang dilakukan 2-3 kali dalam seminggu.

Kutu Putih

Hama ini menyerang tanaman buah naga pada permukaan btang atau cabang akan membentuk selaput berwarna kehitaman dan terlihat kotor.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian pada hama ini dapat dilakukan dengan menyemprotkan insektisida atau kanon dengan dosis 1-2 cc/liter air seminggu sekali pada batang ataupun cabang yang diserang. Biasa dua kali penyemprotan hama kutu putih sudah terbasmi.

Kutu Batok ( Aspidiotus sp )

Hama ini menyerang tanaman buah naga dengan menghisap cairan pada batang atau cabang yang menyebabkan cabang berubah menjadi berwarna kuning.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian hama ini dapat dilakukan dengan menyemprotkan insektisida atau kanon dengan dosis 1-2 cc/liter air dengan interval waktu seminggu sekali pada batang atau cabang yang diserang. Pada umumnya setelah dua kali penyemprotan hama kutu batok sudah hilang.

Kutu Sisik ( Pseudococus sp )

Hama ini biasanya menyukai bagian cabang yang tidak terkena sinar matahari langsung dan cabang yang diserang hama ini menyebabkan timbul warna kusam.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian pada hama ini dapat dilakukan dengan penyemprotan insektisida atau kanon dengan dosis sama dengan seperti pengendalian pada hama kutu putih pada sela-sela tanaman yang ternaungi atau tidak terkena sinar matahari secara langsung.

Bekicot

Hama ini dapat merusak cabang maupun batang tanaman buah naga dengan cara menggerogoti sehingga menyebabkan batang atau cabang tanaman menjadi busuk. Hama bekicot dapat menyerang tunas-tunas muda calon cabang buah naga. Pada bekas gigitan bekicot akan menyebabkan serangan hama jamur atau bakteri yang menyebabkan tanaman menjadi layu kemudian busuk. Timbulnya hama ini karena kebersihan tanaman yang tidak terjaga kebersihannya dan lembab.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian pada hama ini dapat dilakukan dengan membuang dan membasmi semua bekicot yang berada ditanaman dan sekitar tanaman.

Semut

Hama ini pada umumnya akan muncul pada saat tanaman buah naga mulai berbunga. Semut mulai mengerubungi bunga yang baru kuncup dan akan mengakibatkan kulit buah nantinya akan berbintik-bintik berwarna cokelat yang akan mempengaruhi turunnya harga buah dengan kualitas yang seperti itu.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian pada hama ini dapat dilakukan dengan menyemprotkan Gusadrin dengan dosis 2 cc/liter air. Semut merah biasanya menyerang bagian ujung batang yang masih terbilang muda dan pergelangan ruas batang. Semut ini dapat masuk dan membuat rumah didalam batang. Bagian yang terserang akan berwarna kuning, berlubang kemudian kering dan mati. Dan dengan menggunakan insektisida misalnya Basudin 50 EC atau Matador.

Penyakit Pada Tanaman Buah Naga

penyakit buah naga

Fusarium

Penyakit ini disebabkan oleh fusarium oxysporium schl. Gejala yang terlihat akibat serangan pada cabang tanaman berkerut, layu dan busuk berwarna coklat. Jamur ini menyerang karena tanah atau media tanaman yang tidak dapat membuang air dengan lancar.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian pada penyakit ini dapat dilakukan dengan menyemprotkan Benlate T 20 WP atau Derosal 60 WP dengan dosis 2g/liter air dalam seminggu 1-2 kali penyemprotan pada bagian dan cabang yang terserang penyakit.

Busuk Pangkal Batang

Penyakit ini pada umumnya menyerang pada awal penanaman buah naga, tanaman buah naga sering mengalami pembusukan pada pangkal batang, berwarna kecokelatan dan terdapat bulu putih. Pembusukan tersebut disebabkan oleh kelembaban tanah yang berlebihan sehingga muncul jamur yang menyebabkan kebusukan yaitu Sclerotium rolfsii Sacc. Penyakit ini sering terjadi pada bibit stek yang belum tumbuh akar dalam bentuk potongan.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian pada penyakit ini dapat dilakukan dengan penyemprotan Benlate dosis 2 g/liter air atau dengan menggunakan Ridomil 2 g/liter air sebulan sekali. Bila muncul gejala kekuningan pada pangkal batang maka segera dilakukan penyemprotan pada seluruh batang dan diutamakan pada pangkal batang yang terserang.

Busuk Bakteri

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Pseudomonas sp. Tanaman buah naga yang terserang penyakit ini menunjukkan gejala seperti tanaman tampak layu, kusam, terdapat lendir, putih kekuningan pada tanaman yang mengalami pembusukan.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian penyakit ini dapat dilakukan dengan mencabut tanaman yang sakit kemudian pada lubang tanam diberi Basamid dengan dosis 0,5-1 gram dalam bentuk serbuk kemudian pada lubang tanam tersebut ditanam bibit baru.

Demikianlah pembahasan mengenai Tanaman Buah Naga Anda Terserang Hama Dan Penyakit !! Ini Cara Pengendaliannya semoga dengan adanya ulasan tersebut bisa berguna dan bermanfaat bagi anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂