“Tips Jitu” Cara Tanam Cabai Musim Kemarau

Posted on

TutorialTani.Com – Yang pada dasarnya, tanaman cabai merupakan jenis tanaman yang sangat membutuhkan ketersediaab air yang berlimpah. Oleh karena itu, pada saat musim kemarau panjang yang tiba, tidak sedikit bagi petani di daerah yang tandus merasa kesulitan atau dibuat pusing untuk dapat menyediakan pengairan di lahan tersebut.

Cara Tanam Cabai Musim Kemarau

“Tips Jitu” Cara Tanam Cabai Musim Kemarau

Memasuki musim apa pun, pada tanaman cabai tetap menjadi salah satu komoditi pasar yang mempunyai permintaan yang tinggi. Hal ini tidak heran apabila para petani sangat gigih sekali dalam memperjuangkan untuk menanam cabe walaupun tantangan musim kemarau yang menyebabkan sedikitnya ketersediaan airnya.

Nah berikut ini bagaimana cara tanam cabai musim kemarau, untuk mengatasi atau solusi bertanam dengan ketersediaan air yang minim, simak saja uraian dibawah ini.

Cara Pengolahan Lahan Cabai Musim Kemarau

Untuk hal ini sebelum akan memulai bercocok tanam, lebih dahulu lahan diolah atau dicangkul hal ini untuk mendapatkan tekstur tanah yang lebih gembur dan memiliki unsur hara yang bagus. Lalu lahan segera digenangi air untuk menjaga keseimbangan kelembaban tanah.

Cara Pemilihan Bibit Cabai

Dalam pemilihan untuk jenis bibit cabai yang unggul dan toleran terhadap ketersediaan air yang minim. Namun demikian, perhatikan faktor kelembaban tanah. Meskipun bibi cabai toleran terhadap minimnya air, namun tetap membutuhkan air untuk dapat berkembang biak. Dan untuk jenis cabai yang dapat dipilih seperti varietas ciko, amfibi dan sebagainya.

Cara Penanaman Cabai Musim Kemarau

Untuk hal ini bibit cabai yang akan siap tanam sebaiknya berkisar antara 35 hingga 40 hari setelah disemaikan. Kenapa demikian, karena pada usia ini, bibit cabai diyakini memiliki batang yang lebih kuat menghujan ke tanah dan toleran terhadap suhu atau udara panas.

Cara Menjaga Kelembaban Cabai Musim Kemarau

Musim kemarau panjang pastinya membuat kapasitas air menjadi mini, bukanlah suatu halangan untuk memanen hasil cabai. Apabila kondisi lahan cabai yang akan digunakan merupakan bekas tanaman padi, manfaatkan jerami sebagai tutup bedengan. Jerami ini akan dapat mnyerap panas dan menjaga kelembaban tanah yang secara alami.

Selain itu untuk hasil pembusukan jerami dapat menjadi pupuk organik yang sangat bermanfaat dan mengganti mulsa plastik. Yang ketika tanaman cabai berusia 1 bulan, segera tutupi bedengan cabai dengan jerami padi.

Cara Pencegahan Hama Dan Penyakit Cabai

Pada kondisi musim kemarau, sebenarnya tidak begitu banyak hama atau penyakit yang menyerang seperti pada saat kondisi musim hujan. Akan tetapi, tetap saja ancaman tungau dan trips bisa menghantui lahan cabai. Untuk mengendalikan hama tungau atau trips, bisa dilakukan pencegahan dengan pennyemprotan akarisida sejak awal tanam.

Demikianlah pembahasan mengenai “Tips Jitu” Cara Tanam Cabai Musim Kemarau semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat berguna dan bermanfaat bagi anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga: