Cara Menanam Pohon Jati Emas “Yang Bernilai Ekonomi”

Posted on

TutorialTani.Com – Dalam hal ini budidaya pohon jati terbilang sangat menggiurkan dengan nilai jual bibit pohon dan kayunya yang sangat tinggi. Yang kebutuhan internasional akan kayu bermutu hal ini mendorong budidaya jati dan menjamin bahwa bisnis jati tidak akan pernah surut dalam waktu dekat. Tidak dapat di pungkiri bahwa kayu jati telah dikenal seantero sebagai kayu yang kuat dan tidak dapat rapuh yang sehingga prospeknya sebagai modal material utama bisnis pun sangat cemerlang.

Cara Menanam Pohon Jati Emas

Cara Menanam Pohon Jati Emas “Yang Bernilai Ekonomi”

Jati emas dengan nama latin Cordia subcordata “cordia sebestena” ini tumbuh berkembang dengan baik di wilayah tropis, sebab itulah dengan iklim indonesia yang cocok, jati emas menjadi perhatian masyarakat di tanah air, sebagai sumber pendapatan sekaligus sumber devisa dengan mengekspornya.

Tahap Peliharaan Pada Jati Emas

Untuk hal ini jati emas memang menjadi primadona sebagai budidaya tanaman semenjak ia terakhir dari riset laboratorium terhadap sistem kultur jaringan dari bibit unggul. Untuk keunggulan yang di dapat dari jati emas diantaranya ialah tidak membutuhkan lamanya waktu panen.

Hal ini dicapai dengan inovasi teknologi kultur jaringan, panen yang dimasa silam menunggu sekitar 40-50 tahun, kini hanya perlu 15 tahun dan bahkan dapat panen hanya dalam kurun waktu 7 tahun seusai pembibitan. Saat mencapai 7 tahun, jati emas memiliki lingkar pohon berkisar 27 cm dan untuk tinggi pohonnya dapat mencapai 16 meter.

Dan disamping itu, jati emas tidak merepotkan dalam hal penanaman juga dalam proses pemeliharaannya pun terbilang mudah apalagi karena jati jenis ini tidak rawan penyakit. Cukup dengan melakukan penyemprotan insektisida dalam dosis tepat secara teratur setiap dua pekan untuk mengendalikan dan mematikan hama serangga “ulat dan belalang” yang umumnya menyerang pohon jati tersebut.

Cara Dalam Budidaya Jati Emas

Untuk informasi sebagai teknik dalam budidaya jati emas pada lahan seluas satu hektar dapat ditanami 2000 bibit dengan jarak tanam 2 x 2,5 m (atau sekitar 2 x 2 m) di lubang dengan ukuran lebar 30 x 30 cm (40 x 40 cm) dan berkedalaman 30-40 cm. Pastikan jarak antara tanaman tidak terlalu dekat karena akan sangat mempengaruhi proses tumbuh kembang pohon, juga saat proses penjarangan.

Dan perhatikan juga dalam tahap-tahap cara menanam yang benar, untuk langkah yang perlu dilakukan ialah:

  • Sebelum menanam yakni lahan harus dibersihkan dari rumput dan sesemakan.
  • Serta diolah sebelumnya bila memang dapat mengolah lahan.
  • Jangan lupa untuk melepas polybag.

Dengan demikian cara dalam membudidaya pun dapat dimulai dengan simpel. Pada pohon jati yang dibiarkan pertumbuhannya sebagai tanaman yang secara natural mencari makanannya “unsur hara dalam tanah” sendiri, dapat tumbuh alami tanpa pupuk, namun pemakaian pupuk akan membuatnya tumbuh optimal sesuai kualitas yang diharapkan.

Untuk proses pemupukan dengan dua jenis pupuk yakni pupuk kompos dan pupuk kimia. Lakukan pemupukan secara berkala, beri pupuk NPK untuk setiap enam bulan sekali selama minimal tiga sampai empat tahun. Detailanya ialah sebagai berikut, NPK 15, 15, 15 sebanyak 250 gram selama enam bulan. Untuk selanjutnya Npk 15, 15, 15 sebanyak 500 gram per enam bulan sekali dan jangan lupa untuk menyesuaikan dosis dan tahap pemberian pupuk dengan kondisi tanah.

Untuk kondisi tanah yang dimaksud tentu berdasarkan jenis tanah, jati dapat tumbuh dengan cukup baik utamanya pada tanah yang berkapur, ber tekstur lempung, lempung berpasir ataupun liat berpasir tanpa terlalu banyak genangan air yang sehingga sistem pengaliran air “drainase” di lahan haruslah baik. Mulai menanam dan merawat jati emas memang mudah, namun jangan lupa mengabaikan cara tanam yang baik maupun tepat demi kualitas unggul.

Demikianlah pembahasan mengenai Cara Menanam Pohon Jati Emas “Yang Bernilai Ekonomi” semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat berguna dan bermanfaat bagi anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga: