Cara Budidaya Ikan Patin Di Kolam Terpal “ Bernilai Ekonomi ”

Posted on

TutorialTani.Com – Keterbatasan untuk lahan menjadi sebuah penghalang untuk dapat pemeliharaan ikan, maka dalam membudidayakan ikan patin merupakan pilihan menarik yang dapat diambil. Dewasa ini makin sulit untuk mencari lahan yang potensial sebagai kolam-kolam besar ikan. Apabila ingin memilih patin, tak ada alasan lagi mengenai kurangnya lahan. Selain itu cara ternak patin sangat mudah untuk diterapkan. Kita dapat melakukannya di luar atau dalam ruangan. Tentunya kita juga tidak butuh lahan dan tanah berukuran luas karena cara membudidayakan yang diterapkan ialah penggunaan kain terpal. Banyak orang mengakui bahwa dalam teknik berternak patin dengan menggunakan kolan terpal merupakan sangat efektif dan sangat menghemat biaya. Sementara itu, ikan ini terbilang masih menempati posisi penjulan yang cukup tinggi.

Cara Budidaya Ikan Patin Di Kolam Terpal “ Bernilai Ekonomi ”

Dalam mengembangkan teknik membudidayakan patin di kolam terpal ada beberapa hal yang harus diketahui tentang keunggulan dari metode tersebut. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, ikan patin selalu laris dipasaran. Hal ini menyediakan peluang besar bagi para pemula yang ingin mengembangkan ternak patin. Untuk keunggulan yang lainnya ialah karena ikan patin selalu beradaptasi pada berbagai tingkat keasaman air ( pH ).

Baca Juga :

Bila dibandingkan dalam pemeliharaan patin di kolam tanah, untuk harapan hidup di kolam terpal sangat tinggi sekitar 80% . Akibatnya ikan patin selalu mampu untuk dapat menyesuaikan di berbagai tipe air dengan memiliki tingkat keasaman berbeda. Tentunya teknik beternak dengan kolam terpal akan memudahkan peternak untuk dapat memantau kondisi dan perkembangan ikan selain sangat murah dan juga dapat menhemat air.

Tips Pengelolaan Kolam Patin Terpal

Lalu bagaimana cara dalam beternak ikan patin di kolan terpal ?? nah berikut ini beberapa tips yang dapat diterapkan untuk mencapai hasil yang optimal.

Hal pertama yaitu pemilihan tipe dari kolam terpal ada 4 tipe kolam yang masing-masing dapat dipilih sesuai dengan anggaran dan pertimbangan lokasi. Untuk keempat tipe tersebut antara lain ialah :

  • Kolam keseluruhan
  • Kolam tembok dilapisi terpal
  • Kolam tanah dilapisi terpal
  • Kolam terpal instan

Hal kedua yaitu kesiapan alat-alat pendukung untuk kolan patin terpal, anda harus menyiapkan beberapa perlengkapan seperti pompa air, blower, paralon ( dapat diganti dengan selang ), ember, penjaring untuk memanen benih ( krakat / waring ).

Selanjutnya, membahas dalam teknik pembesaran dan pembibitan, sebelum anda akan menyebarkan benih, isilah kolam terpal dengan air pada ketinggian maksimal 20 cm. hingga hari ke 5, tambahkan volume air secara bertahap. Setelah itu sebarkan bibit sesuai dengan ukuran kolam. Sebagai contoh dengan menyebarkan kira-kira 20 ribu pada kolam dengan ukuran 2x1x0,5 meter untuk pembenihan awal.

Selama kurang lebih sebulan, benih-benih tersebut harus diberi pakan cacing sutra atau kutu air yang telah dibersihkan dalam air disinfektan. Sebenarnya dalam memelihara ikan patin sangatlah mudah, asalkan anda rajin dalam melakukan pengecekan dan pengontrolan di masa-masa awal pemeliharaan. Dalam memanen pun anda tinggal menggunakan kantong plastik sebagai krakat.

Karakteristik Patin

Dalam bisnis peternakan patin memang masih termasuk diandalkan oleh sebagian masyarakat. Apabila anda berminat ada baiknya untuk mengetahui beberapa karakteristik penting dari ikan ini. Pada masyarakat awam biasanya mengenal ikan ini sebagai lele atau catfish. Ikan ini dapat menyesuaikan setiap kandungan oksigen di dalam air tempat mereka hidup, jadi tidak perlu lagi repot untuk mengganti atau mengalirkan dalam waktu berdekatan. Walaupun demikian anda masih perlu untuk menguras dan mengisinya dengan air baru. Untuk penyesuaian suhu, ikan ini memang agak kesulitan untuk beradaptasi. Namun anda dapat memastikan suhu sekitar 28 sampai 30 derajat celcius untuk masing-masing kolam. Oleh karena itu kadang-kadang cara teraman ialah dengan membangun kolam terpal di dalam ruangan.

Patin juga dikenal sebagai salah satu hewan nokturnal, mereka selalu bersembunyi di lubang-lubang atau dasar air. Tidak heran apabila warna kolam cenderung gelap akan memudahkan mereka untuk hidup. Aslinya ikan ini memang menetap didasar air dan memakan binatang-binatang kecil disekitarnya. Biasanya patin akan keluar dari sarangnya di malam hari atau sinar matahari meredup. Nah ada satu hal yang penting ketika anda akan menyebarkan bibit-bibit di awal. Anda harus memperhatikan kondisi cuaca. Sangat tidak disarankan apabila anda berniat melakukan penyebaran benih pada pergantian musim hujan atau kemarau. Sementara itu, bibit patin sangat sensitive terhadap perubahan suhu dan cuaca dan mudah mati jika ada perubahan suhu mendadak.

Keuntungan Lebih Dari Ternak Patin

Walaupun gimana juga dalam membudidaya patin memang kian diminati oleh masyarakat, hal terbukti dengan banyaknya tambak yang dibangun dan dikelola secara mandiri. Lebih dari itu, dalam pengembangan ternak patin akan sangat jauh dari resiko hama karena anda dapat membangun kolam di dalam ruangan. Anda juga dapat memindahkan kolam ke lahan-lahan baru yang anda anggap lebih potensial. Sebagai menu makan ikan ini juga mempunyai rasa yang khas dan memiliki kandungan protein hingga 70% tentunya aka nada banyak keuntungan financial dan kesehatan apabila anda dapat mengelola ikan patin di kolam terpal dengan aman dan stabil.

Demikianlah pembahasan mengenai Cara Budidaya Ikan Patin Di Kolam Terpal “ Bernilai Ekonomi ” semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat berguna dan bermanfaat bagi anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂