Mau Sukses, Ternak Lele Organik !! Inilah Panduannya

Posted on

TutorialTani.Com – Dalam berternak lele organik untuk saat ini sudah menjamur dimana-mana hal ini dikarenakan dengan melambungnya harga pakan lele, selain dapat meminimalisir biaya, lele organik ini juga enak rasanya lebih gurih sekaligus juga ramah lingkungan. Untuk permintaan pasar terhadap lele memang terbilang cukup tinggi, berbagai macam terobosan dilakukan dan salah satunya ialah dengan berternak lele organik. Pada dasarnya sistem lele organik mengandalkan mikroorganisme yang bertugas menguraikan kotoran dan amoniak yang berada dikolam sehingga media pemeliharaan selalu sehat.

Mau Sukses, Ternak Lele Organik !! Inilah Panduannya

Untuk sistem air yang tertutup dapat memunculkan pakan alami buat lele kita hanya perlu membuat kompos dan dengan ditambahkan probiotik, kalau udah berhasil air akan berwarna kecoklatan dan tidak bau, kemungkinan besar bagi para pemula masih bingung tentang cara berternak lele organik. Nah berikut ini cara ternak lele oraganik agar sukses, inilah langkah-langkah yang perlu untuk diperhatikan sebagai berikut.

Persiapan Tempat

Untuk tempat menaruh ikan pada kolam dapat menggunakan terpal yang paling bagus dsapat menggunakan ukuran 4×6 cm dengan memiliki ketinggian 100 cm, kalau masalah ukuran semua tergantung anda berapa bibit lele yang akan digunakan pastinya setiap orang akan berbeda-beda.

Proses Mengatur Kolam

Setelah membuat tempat ( kolam ) telah selesai yang harus anda lakukan ialah dengan masukkan pupuk kandang seperti kotoran sapi, kerbau, kambing dan lain-lain. Diusahakan pupuk sudah dalam keadaan kering dan siap akan digunakan lalu masukkan kedalam permukaan kolam secara merata dan jangan lupa dicampur dengan penumbuh bakteri sesuai dengan takaran kemudian aduk hingga merata sampai keliatan becek kalau sudah selesai tutup kolam menggunakan terpal plastic sambil menunggu proses fermentasi antara 1 hingga 2 minggu.

Pengecekan Hasil Fermentasi

Setelah menunggu hasil fermentasi hal yang perlu anda lakukan ialah dengan pengecekan agar keadaan kolam sehat dan bersih. Untuk cara melakukan pengecekan terhadap gas meta yang terkandung didalam air nyalakanlah korek api diatas permukaan air kalau muncul api diatas media berarti gas metanya masih aktif atau dengan cara menginjakkan kaki ke media kalau muncul gelembung udara berarti gas metanya masih aktif.

Apabila terjadi hal seperti itu apa yang harus anda lakukan ? kalau proses fermentasi berhasil diatas tidak akan terjadi nyala api maupun keluar gelembung udara, anda harus melakukan pengisian air kedalam kolam dengan kedalaman air sekitar 40 cm diamkan selama seminggu dan tingkatkan air 15 cm tiap 2 minggu sampai kedalam air mencapai 70 sampai 80 cm.

Proses Pemilihan Bibit

Untuk proses dalam pemilihan bibit ini sangatlah penting sekali, anda harus memilih bibit yang kualitas super. Untuk ukuran bibit diusahakan memiliki ukuran yang sama agar tidak terjadi tumpah tindih sebagai contoh ukuran 5 sampai 7 cm atau 4 sampai 6 cm.

Proses Penebaran Benih

Setelah mendapatkan bibit yang diinginkan segera tebarkan bibit ke dalam kolam, untuk penyesuaian airnya biarkan lele melakukan gerak sendiri. Biarkan kolam terbuka dan biarkan lele keluar sendiri dari wadahnya sampai habis. Untuk penebaran benih lele sebaiknya dilakukan apabila cuaca tidak panas antar jam 19.00 sampai jam 07.00 dengan ketinggian air 40 cm dan setiap 10 hari sekali air ditambahkan hingga 50 cm begitu seterusnya sampai air dengan ketinggian 1 meter hingga masa panen.

Teknik Pemberian Pakan

Makanan utama dari lele organic ialah microorganism atau planton yang ada didalam kolam namun pakan buatan juga wajib untuk diberikan. Untuk teknik pemberian pakan pellet baiknya dilakukan 1 hari 2 x sebaiknya dilakukan antara jam 6 hingga 7 pagi dan 5 hingga 6 sore agar dapat memantau kesehatan dan nafsu makan lele tersebut.

Pemeliharaan Kebersihan Kolam

Dalam berternak lele organik ini memang tidak begitu repot, kita tidak perlu menguras dan mengganti air kolam bukan berarti kita harus lepas tangan. Untuk kondisi kestabilan air sangatlah penting sekali mengingat pertumbuhan mikroorganisme didalam air dapat habis jika kondisi airnya sangat buruk. Apalagi lele pasti tumbuh besar dan kotorannya pasti sangat banyak kalau dibiarkan maka kondisi air akan menjadi rusak dan pakan organism akan berubah menjadi racun.

Biasanya lele akan tercemar kalau sudah memasuki umur satu bulan. Ciri-ciri air yang sudah rusak atau menurun ialah berwarna merah gelap pekat untuk menanggulangi semua itu ialah dengan mengencerkannya yaitu dengan cara menambahkan air dan probiotik. Air yang baik ialah air sumur atau air yang sudah kita endapkan, kalau air udah terlalu keruh mau tidak mau kita harus mengganti sebagian dengan menggunakan selang agar ikan tidak mengalami stress.

Masa Panen

Dalam proses melakukan panen dapat dilakukan dengan cara melakukan panen pada lele umumnya atau dapat menggunakan cara umur masa panen lele organik, memang relatif lebih singkat dapat dilakukan pada umur 45 hari atau 60 hari.

Demikianlah pembahasan mengenai Mau Sukses, Ternak Lele Organik !! Inilah Panduannya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat berguna dan bermanfaat bagi anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂