Cara Budidaya Keong Sawah “Peluang Usaha Yang Menjanjikan”

Posted on

TutorialTani.Com – Keong sawah dalam hal ini terbilang dulu hanya dianggap hama yang merugikan namun sekarang ini telah menjadi hewan yang peminatnya banyak sekali. Bagaimana tidak, keong sawah ternyata dapat menjadi sebuah olahan yang cukup lezat dan lezatnya keong sawah telah diketahui oleh khalayak ramai.

Budidaya Keong Sawah

Cara Budidaya Keong Sawah “Peluang Usaha Yang Menjanjikan”

Oleh karena itu apabila anda berniat dalam memulai sebuah usaha atau bisnis, untuk budidaya keong sawah hal ini menjadi sesuatu prospektif untuk saat ini. Apabila anda hendak melakukan dalam budidaya keong sawah, tentu saja anda wajib tahu berbagai cara budidaya keong sawah.

Baca Juga:

Nah berikut ini ialah berbagai cara ternak keong sawah yang bisa anda ikuti apabila anda berniat dalam membudidayakan keong sawah.

Pembuatan Kolam Tempat Keong Sawah

Dalam membudidayakan pada keong sawah hal yang pertama yang perlu dilakukan dalam budidaya keong sawah yakni membuat kolam tempat pembudidayaan keong sawah tersebut. Untuk pembuatan kolam, ada beberapa pilihan yang bisa anda ambil yakni membuat kolam tanah, kolam terpal atau kolam semen.

Untuk mengenai keefektifan ketiga jenis kolam tersebut, kolam tanah tentu merupakan jenis kolam terbaik mengingat kolam tersebut memiliki lingkungan hidup yang paling mirip dengan lingkungn hidup keong sawah. Untuk ukuran kolam, buatlah paling tidak sebuah kolam dengan memiliki ukuran 1 x 1 x 1 m dengan suhu 20 hingga 30 derajat celcius.

Proses Pemilihan Indukan

Dalam budidaya keong sawah hal yang terpenting berikutnya yakni pemilihan indukan. Untuk mendapatkan indukan keong sawah dari berbagai tempat diantaranya seperti di persawahan, sungi, maupun di tempat irigasi. Untuk keong sawah yang dapat anda gunakan sebagai indukan, pilihlah keong yang sudah memiliki ukuran besar dan pada cangkangnya tebal yang menandakan bahwa keong sawah tersebut sudah dewasa dan dapat digunakan sebagai indukan.

Proses Pemeliharaan Pada Keong Sawah

Selain dalam pemilihan indukan pada keong sawah untuk digunakan dalam pembudidayaan keong sawah, untuk teknik budidaya keong sawah lain yang harus anda ketahui yakni proses pemeliharaan keong. Dalam proses pemeliharaan pada keong sawah anda tidak boleh memasukan garam ke kolam tempat keong tersebut hidup. Hal ini karena keong sawah akan dapat mati apabila terkena garam. Selain itu, anda juga tidak boleh memenuhi air kolam mengingat keong yang juga dikenal luas dengan sebutan keong tutut ini akan menempatkan telurnya di tempat yang tidak terdapat air.

Dengan tancapkan juga beberapa batang kayu diatas kolam dengan tujuan keong sawah anda akan menempatkan telur-telurnya pada batang kayu tersebut. Untuk sementara itu dalam pemberian makan anda bisa memberi keong sawah anda pelet ikan untuk selingan. Untuk jenis-jenis daun yang bisa anda gunakan dalam pemberian makan keong sawah diantaranya daun talas, daun singkong, daun papaya dan lain-lain.

Proses Pemanenan Keong Sawah

Dalam pembudidayaan keong sawah yang terbilang sangat penting yakni pemanenan keong. Untuk memanen keong sawah, ada dua pilihan yakni memanennya secara keseluruhan dan memanennya secara parsial. Untuk memanen secara keseluruhan berarti memanen semua keong sawah yang anda budidayakan sementara memanen secara parsial berarti memanen semua keong sawah yang anda budidayakan.

Sementara memanen secara parsial berarti memanen keong yang sudah besar dan pada cangkangnya sudah tebal saja. Untuk singkat kata ada banyak hal bisa anda lakukan dalam melakukan budidaya keong dan tentu saja dalam membudidayakan keong sawah, anda harus selalu mengganti air dalam kolam secara berkala agar kolam tersebut bersih dan keong sawah anda tetap sehat.

Demikianlah pembahasan mengenai Cara Budidaya Keong Sawah “Peluang Usaha Yang Menjanjikan” semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat berguna dan bermanfaat bagi anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂