Budidaya Bayam Merah, Ternyata [ Banyak Manfaatnya Bagi Kesehatan ]

Posted on

TutorialTani.com – Tanaman ini yang pada awalnya diperuntuhkan sebagai tanaman hias saja, karena memiliki warna daunnya yang cukup menarik sekali yang menjadi pesona bagi tanaman ini. Dengan seiringnya berjalannya waktu bayam merah ini mulai dapat dikonsumsi karena mudah untuk membudidayakannya dan memiliki kandungan nutrisi yang sangat tinggi. Lain halnya dengan Budidaya Bayam

bayam merah

Budidaya Bayam Merah, Ternyata [ Banyak Manfaatnya Bagi Kesehatan ]

Ada beberapa kandungan didalamnya antara lain :

  • Zat besi
  • Fosfor
  • Protein
  • Kalsium
  • Lemak
  • Serta Vitamin A, B, C, dan K
  • Dan kandungan betakaroten yang dimiliki oleh bayam merah juga sangat efektif untuk mengembalikan kesehatan pada mata.

Pada saat dimasak, daun bayam merah akan berubah warna menjadi kehijau-hijauan dan pada air rebusannya pun menjadi kemerah-merahan. Hal ini tidak perlu khawatir maupun curiga adanya zat pewarna buatan yang ditambahkan pada daun tersebut, hal ini sama seperti daun suji, kunyit, dan ubi jalar bayam merah juga dapat dimanfaatkan sebagai pewarna alami untuk warna merah. Untuk membudidayakan pada bayam merah terbilang cukup mudah dikebun sendiri, dengan langkah-langkah mudah berikut ini anda bisa memenuhi kebutuhan gizi keluarga dari hasil kebunnya sendiri.

Baca juga :

Pengolahan Lahan

Menanam bayam merah, hal pertama yakni mempersiapkan lahan terlebih dahulu karena tanaman bayam merah akan tumbuh dengan cukup baik bila ditanam diatas tanah dengan memiliki kriteria tertentu. Hal yang paling mendasar ialah bahwa lahan atau tanah yang hendak digunakan harus digemburkan dahulu. Melakukannya dengan proses mencangkul maupun dengan membajak sawah dengan tenaga hewan ataupun mesin. Lain halnya dengan Budidaya Bayam Cabut

Berikutnya membuat bedengan-bedengan hal ini bertujuan untuk menanam bibit bayam merah yang nantinya. Bedengan untuk tanaman bayam merah ini biasanya dibuat dengan memiliki ukuran yakni :

  • Lebar 100 cm hingga 200 cm
  • Tinggi sekitar 30 cm
  • Panjang dibuat ( biasanya tidak dibatasi ) tergantung keadaan lahannya

Selanjutnya dilahan tersebut juga harus dibuat tempat untuk mengalirnya air dengan memiliki ukuran yakni :

  • Lebar 30 cm
  • Dengan kedalaman 30 cm

Setelah itu melanjutkan dengan proses pemupukan dengan cara menaburkan pupuk secukupnya diatas bedengan dan menambahkan lapisan tanah tipis diatasnya.

Pembibitan dan Penanaman Bayam Merah

Sebelum ke proses penanaman, kita terlebuh dahulu melakukan pembibitan. Untuk bibit bisa kita dapatkan dengan cara membeli langsung ke tempat-tempat khusus, seperti para penjual bibit, dinas pertanian maupun ditempat-tempat yang lainnya. Selain dengan membeli kita juga bisa melakukan dengan pembenihan sendiri yaitu dengan cara memanen bunga tanaman itu untuk diolah menjadi bibit dengan proses yakni :

  • Memetik bunga
  • Menjemurnya
  • Memisahkannya dari kulit dan kotoran
  • Dan menyimpan bibit sebelum kemudian ditanam

Untuk menanaman bibit bayam merah sangatlah mudah, kita bisa melakukannya dengan dengan 2 cara sebagai berikut :

  • cara pertama tanam langsung yaitu dengan menyebarkan benih diatas bedengan-bedengan. Benih atau bibit bayam merah amatlah kecil sehingga kita harus mencampur mereka dengan tanah sebelum disebarkan ke atas bedengan tersebut.
  • Cara yang kedua tanam tidak langsung yaitu disini kita menebar benih dahulu, baru setelah itu menanamnya kembali diatas lahan.

Pemeliharaan Dari Halma Pengganggu Tanaman Bayam Merah

Walaupun bayam merah cukup mudah untuk dibudidayakan, tentu saja pada kenyataannya tidak akan semudah itu untuk menanam tanaman bayam merah ini, ada beberapa hama pengganggu yang harus dikenali dan diwaspadai sebelum dapat merusak kebun bayam anda.

Untuk kondisi tanah dan cuaca di Indonesia memang cukup mendukung untuk budidaya bayam merah, akan lebih bagus bila anda dengan memulai menyemai benih bayam merah menjelang musim penghujan karena bayam merah akan lebih cepat tumbuh di musim ini. Akan tetapi harus diwaspadai beberapa gulma dan hama pengganggu yang bisa merusak panen bayam merah anda.

Ulat daun ialah hama utama yang biasa menyerang tanaman bayam, sebaikmnya anda rutin memeriksa kondisi tanaman bayam di kebun. Bila anda menemukan daun yang berlubang-lubang dan munculnya ulat daun dikebun anda, segera lakukan langkah pengendalian, anda cukup dengan menyemprotkan pestisida atau cukup menyiangi daun-daun yang terserang ulat daun.

Kemudian juga harus waspadai serangan kutu daun, daun yang layu dan muncul lubang-lubang ialah tanda awal serangan hama kutu daun ini. Tidak perlu panic ataupun bingung, kutu daun dapat dengan mudah dibasmi dengan semprotan pestisida, serangan lalat dan tungau juga acapkali merusakkan kebun bayam merah ini.

Ada juga serangan penyakit pada bayam merah ini, yaitu penyakit busuk daun dapat dengan mudah merusakkan seluruh panenan anda. Penyakit ini disebabkan oleh munculnya cendawan musuh bayam merah. Mengatasinya dengan semprotan fungisida biasanya cara ini.

Selain itu juga serangan rebah kecambah yang menyerang batang dan daun bayam merah, juga ada penyakit karat putih yang sama-sama bisa dibasmi dengan penyemprotan fungisida.

Proses Pemanenan Bayam Merah

Untuk proses pemanenan pada bayam bisa dilakukan dengan cara mencabut maupun memetik daun atau batang muda, untuk bayam merah proses yang digunakan yakni memetik, itulah cara budidaya untuk tanaman bayam merah.

Cukup Mudah Bukan … ??? 🙂
Semoga dengan adanya postingan tentang Budidaya Bayam Merah, Ternyata [ Banyak Manfaatnya Bagi Kesehatan ] ini bisa berguna dan bermanfaat bagi anda, sekian dan terima kasih. 🙂