5 Tahap Mudah Dan Simpel Cara Budidaya Kangkung 1 Ton / Ha

Posted on

TutorialTani.Com – Kangkung (Ipomoea aquatica Forsk) Apakah tanaman yang termasuk jenis sayuran dan dibudidayakan sebagai makanan. Kangkung dijual di pasar. Kangkung banyak terdapat di Asia dan merupakan tanaman yang dapat ditemukan hampir di mana-mana, terutama di daerah air. Ada dua kangkung yang be redar di pasar. Yang pertama adalah kangkung berdaun licin dan berbentuk panah panjang 10-15 cm. Tanaman ini memiliki batang berongga yang menyebar dengan daun berselang dan batang menegak di dasar daun. Tanaman ini menghasilkan bunga berwarna hijau pucat dan berwarna putih, yang memproduksi kantung yang berisi empat biji. Tipe keduanya adalah daun sempit panjang, biasanya terangkai menyirip tiga.

Cara Budidaya Kangkung

5 Tahap Mudah Dan Simpel Cara Budidaya Kangkung 1 Ton / Ha

Pemilihan Varietas

Varietas kangkung darat yang dianjuran adalah Sultra dan varietas lokal subang. Tapi di pasar adalah varietas bisi dan panah merah. Pertumbuhan kekuatan lebih dari 90-95%, Vigor murni, bersih dan sehat.

Teknik Persemaian Budidaya Kangkung

Pengolahan Tanah

Lahan dibersikan dari gulma. Kemudian tanah digali sedalam 20-30 cm dan di gemburkan. Setelah itu, bedengan yang dibuat dengan ketinggian sekitar 20-30 cm, lebar sekitar 1 m, dan panjang tergantung pada ukuran/bentuk tanah. Jarak antara bedengan sekitar 40 cm atau selaras dengan tanah.

Baca Juga :

Setelah tanah diratakan, tidur permukaan tahi dewasa, dengan dosis 100 kg/100 m². Semprotkan larutan pupuk cair Bioboost/EM4 (10 ml/1 liter air) pada permukaan bedengan, maka permukaan bedengan ditutup dengan tanah. Diamkan selama 3 hari dan bedengan siap tanam.

Penanaman

Sebelum penanaman, bedengan dari lubang tanam dengan jarak 20 cm antara tanaman dan jarak antara baris 20 cm. Setiap tanam lubang 2-7 biji diberikan kale. Penanaman dapat menggunakan sistem tanam zigzag atau sistem garitan (baris). Kemudian bedengan disiram sampai basah.

Model Budidaya Pot/Polybag Dan Rak Vertikultur

Pot/polybag dan rak vertikultur adalah wadah menanam yang digunakan sebagai model untuk budidaya sayuran di pekarangan mereka yang sempit. Pot atau polybag berukuran 30×30 cm dapat digunakan untuk tumbuh kangkung.

Pot atau polybag harus 4-5 lubang dibor di bagian bawah sisi kiri dan kanan wadah untuk membuang air kelebihan yang tidak banjir. Polybag harus dibalik sebelum media tanam diisi sehingga polybag dapat berdiri kokoh dan tidak mudah roboh.

Rak vertikultur wadah yang terbuat dari kayu dan pipa PVC atau bambu. Rak dapat dibuat hingga 4 tingkat dengan ketinggian 1,25 m dan panjang 80 cm. Sedangkan panjang selokan 1 m dan lebar 12 cm selokan. Talang dasar dalam lubang 4-5 lubang untuk pembuangan air surplus yang tidak banjir.

Selanjutnya talang diisi dengan media tanam. Perlakuan yang sama juga dilakukan saat menggunakan bambu sebagai tanaman kontainer. Kemudian wadah yang sudah diisi dengan media tanam secara teratur menempatkan di rak-rak kayu.

Media tanam yang digunakan berupa campuran tanah dan pupuk kandang atau kompos. Perbandingan dapat 1: 1, 1: 2 atau 1: 3, tergantung pada tingkat kesuburan dan tekstur tanah. Masukan media ke wadah sampai penuh. Tinggalkan jarak sekitar 1 cm dari bibir wadah.

Penanaman

Sebelum penanaman, pot/polybag dan disiram rak vertikultur sebelumnya untuk budidaya mudah. Penanaman dalam pot atau polybag dilakukan dengan penanaman langsung dan tidak teratur. Sementara penanaman di rak vertikultur menggunakan metode baut/baris dengan jarak 10-15 cm antar baris. Biji kangkung dimasukkan ke dalam array dengan jarak 3-5 cm antara biji.

Pengobatan

Tanaman harus dianggap dan diperlakukan secara teratur. Penyiraman dilakukan pada pagi dan malam ketika itu tidak hujan. Pupuk pelengkap pertama setelah tanaman berumur 4 HST semprotkan larutan Bioboost pupuk cair/EM4 (10 ml/1 liter air) pada tanaman. Pupuk pelengkap kedua dan ketiga setelah tanaman berumur 11 HST dan 17 HST.

Cara mengolah dan pupuk sebagai pemupukan tambahan pertama. Landeto pupuk organik cair atau Ghosts juga dapat diberikan kepada tanaman sebagai pupuk tambahan dengan dosis 2 botol cap/10 liter air.

Larutan pupuk disemprotkan pada tanaman dengan waktu setelah tanaman berumur 7 HST dan 14 HST. Penyiangan dapat dilakukan jika pertumbuhan gulma, terutama untuk menanam kangkung. Jika ada hama tanaman dan penyakit, segera dikendalikan secara mekanis (dicabut dan dibakar) atau disemprot dengan fungisida dan insektisida tanaman.

Panen

Kangkung mulai dipanen saat usia tanaman antara 40-60 hari dengan selang waktu seminggu sekali dengan cara dipetik. Tanaman kangkung yang terpelihara dengan baik dapat menghasilkan 10-16 ton/ha.

Sumber : maluku.litbang.pertanian.go.id

Demikian Pembahasan Tentang 5 Tahap Mudah Dan Simpel Cara Budidaya Kangkung 1 Ton/Ha Semoga Dapat Bermanfaat Bagi Pembaca TutorialTani.Com Aminnn …. 😀