Langkah Mudah “99% Berhasil” Panduan Budidaya Kroto Usaha Rumahan Masakini

Posted on

TutorialTani.Com – Kroto atau semut rangrang yang kini lagi marak di kalangan daratan semut karena kegunaan dan fungsi semut tersebut. Mungkin persepsi orang itu berbeda-beda kroto itu adalah anakan atau telur semut rangrang sedangkan semut rangrang itu adalah semut dewasa. Kroto kaya akan protein terutama bagi asupan hewan piaraan seperti ikan hias, burung, dan juga landak. Untuk itu budidaya kroto rumahan dapat di lakukan dan tanpa memerlukan modal uang yang banyak tapi bisa menghasilkan uang yang sangat banyak.

Cara Budidaya Kroto

4 Langkah Mudah Panduan Budidaya Kroto Usaha Rumahan Masakini

Persiapan Budidaya Kroto

Dalam sistem budidaya, semut rangrang bisa hidup di sarang buatan. Sarang atau kandang untuk semut rangrang dapat dibuat dari PVC, bambu, botol, dan sebagainya.

Langkah-langkah persiapan untuk budidaya kroto adalah sebagai berikut :

  • Siapkan koloni benih
  • Kroto bibit koloni untuk budidaya dapat diperoleh dari hasil tangkapan di alam atau dibeli dari petani lain.
  • Ada tips untuk mendapatkan koloni bibit terpisah dari alam, yang kita akan menjelaskan dalam artikel terpisah.
  • Jika kesulitan mendapatkan benih dari koloni liar, kita bisa membeli bibit kroto kepada petani lainnya.
  • Benih kroto biasanya dijual dalam kemasan botol plastik bening atau botol.
  • Harganya cukup mahal, ukuran botol plastik 1 liter harganya sekitar 150-200 ribu rupiah.

Membuat Kandang

Pada kesempatan ini kami akan menjelaskan bagaimana memanfaatkan PVC untuk kandang kroto.Kandang paralon lebih praktis, fleksibel dan mudah perawatannya.

Kandang Kroto PVC

Keuntungan media paralon adalah sebagai berikut :

  • Membuatnya mudah, hanya memotong paralon dengan panjang yang sama.
  • Kemudian susun rak, segera media yang bisa digunakan.
  • Media tahan lama, bisa untuk 5-10 tahun.
  • Paralon umumnya gelap atau ketat-ringan, tapi kedua belah pihak terbuka.
  • Lingkungan yang baik untuk semut rangrang yang membutuhkan intensitas cahaya ambient 0,01-0,06 lm / m2 saja.
  • Karena bentuk silinder, ketika disiapkan dengan benar posisi akan memperkuat dan tidak mudah dipindahkan.
  • Hal ini lebih mudah untuk panen dan meminimalkan kematian koloni pasca panen. Dan mudah dibersihkan.

Berikut tahapan pembuatan kandang untuk pertanian kroto :

  • Buat rak berjenjang 2 tingkat. Rak dapat dibuat dari tercemar, kayu atau besi.
  • Ukuran rak disesuaikan dengan ukuran tempat.
  • Tempatkan rak di atas satu sama wadah plastik kaki, dapat mangkuk atau piring arau potongan timah.
  • Berikan air dalam wadah, bisa juga memberikan cairan oli bekas, sehingga cairan tidak menguap dan cepat kering.
  • Membanjiri kaki dari rak dalam cairan ini dimaksudkan untuk menghindari lolosnya koloni semut api.
  • Bagian dari rak tidak harus berada dalam kontak dengan dinding atau benda lain.
  • Pilih diameter paralon dari 12 cm, kemudian dipotong setiap panjang sekitar 50 cm, atau menyesuaikan dengan lebar rak.
  • Paralon susun rak, berikan daun di paralon untuk merangsang semut rangrang membuat sarang.
  • Langkah berikutnya adalah untuk menyebarkan benih-benih koloni di kandang.
  • Kandang harus ditempatkan di tempat yang tenang, jauh dari gangguan.
  • Karena semut queen membutuhkan ketenangan untuk bertelur secara optimal.
  • Kroto kandang budidaya akan lebih baik ditempatkan di ruang tertutup.

Pembuatan Rak

Menabur Benih Koloni

Setelah rak dan pipa untuk kandang lengkap disiapkan, langkah selanjutnya adalah meletakkan penenun koloni semut. PVC adalah media budidaya kroto sangat praktis. Tidak seperti jar atau media lain yang harus dipersiapkan, media paralon cukup terstruktur di rak, dapat digunakan secara langsung.

Biasanya bibit koloni dijual dalam stoples atau botol plastik. Media paralon untuk melanjutkan, hanya memotong botol plastik atau membuka tabung dan letakkan di atas tumpukan PVC.

Kemudian memberikan pakan dan air gula di sekitar sarang. Weaver semut dengan sendirinya akan berkeliaran dan mulai masuk dalam paralon tumpukan untuk bersarang. Setelah semut di rumah tinggal di rumah, maka hanya menyediakan perawatan berkala untuk menghasilkan koloni dengan kroto maksimal.

Makanan

Jenis-jenis pakan budidaya kroto termasuk ulat, jangkrik, belalang, kadal dan binatang kecil lainnya. Bisa juga disajikan ayam yang telah direbus agar tidak membusuk dan bau. Atau, menyediakan tulang-penguatan, memberikan sapi tulang atau kambing yang harus diselesaikan sampai sumsum keluar. Pakan berfungsi sebagai asupan protein dan lemak untuk kroto.

Selain protein, budidaya kroto membutuhkan sumber gula. Di alam, semut rangrang mendapatkan asupan karbohidrat gula, biasanya dalam bentuk nektar yang dihasilkan oleh kutu daun seperti kutu daun. Dalam budidaya kroto karbohidrat disediakan dengan memberikan gula dilarutkan dalam air.

Bagaimana memberi makan koloni semut rangrang adalah sebagai berikut :

  • Gunakan tatakan, bisa dari piring plastik atau wadah lain yang bentuknya ceper.
  • Letakan bahan makanan dalam wadah tersebut, misalnya ulat hongkong, belatung, daging ayam atau tulang belulang.
  • Wadah diletakkan pada rak disamping sarang semut.
  • Apabila menggunakan pakan hidup yang bisa melompat, misalnya jangkrik.
  • Hendaknya lumpuhkan terlebih dahulu agar tidak kabur.
  • Atau bisa juga dimasukkan langsung pada sarang semut.
  • Sebagai sumber gula, gunakan tatakan kecil untuk tempat air yang telah dicampur dengan gula pasir.
  • Larutkan 1-2 sendok gula pasir pada sekitar 200 ml air bersih.
  • Biasanya air larutan gula akan habis dalam 2-3 hari, tergantung pada jumlah koloni.

Panen Kroto

Kapan kroto mulai dipanen? jawabannya adalah, secara teoritis semut rangrang telur memiliki siklus 15-20 hari. Dari telur-larva-menjadi semut. Panen dapat dilakukan setelah sarang semut tampak penuh telur atau kroto putih. Di media atau sarang yang sudah stabil, maka kroto dapat dipanen setiap 15-20 hari.

Pada awal budidaya, bibit harus dibiarkan untuk berkembang biak koloni yang semutnya populasi meningkat. Setidaknya sampai 6 bulan pertama tidak dipanen terlebih dahulu. Kemudian setelah 6 bulan, panen bisa dilakukan dua kali setiap bulan. Atau dapat diatur untuk menjadi setiap hari dengan menggabungkan jumlah sarang dan siklus panen.

Tahap panen adalah sebagai berikut :

  • Siapkan mangkuk atau wadah seperti ember plastik.
  • Siapkan saringan ram kawat, dimasukkan ke dalam baskom.
  • Gunakan sarung tangan karet untuk menghindari gigitan semut.
  • Ambil media atau sarang dan tuangkan isinya ke dalam baskom yang telah diberi saringan kawat ram. Kroto akan jatuh ke dasar cekungan sementara semutnya disaring.
  • Bersihkan kawat ram Media paralon dan meletakkannya kembali di rak yang berisi semut.

Nah … Bagaimana Sekarang Apakah Anda Tertarik Untuk Melakukan Usaha Rumahan Ini…. ???

Semoga Sukses Jika Diaplikasikan Dengan Baik Dan Benar 🙂

4 Langkah Mudah Panduan Budidaya Kroto Usaha Rumahan Masakini