10 Panduan Lengkap Dan Mudah Cara Budidaya Selada Menghasilakan

Posted on

TutorialTani.Com – Selada Air Merupakan Tanaman yang di manfaat sebagai makanan siap saji seperti lalapan dan salad bagi penggemar vegetarian. Selada yang kaya akan nutrisi dan kandungan air ini dapat membantu program diet sehat bagi yang menjalaninya. Selada air juga merupakan salah satu pencuci darah yang baik disamping juga merupakan Tonic terhadap penyembuhan gangguan liver dan ginjal.

Budidaya Selada

10 Panduan Lengkap Dan Mudah Cara Budidaya Selada Menghasilakan

Komoditas Tanaman Selada ini juga sudah di budidayan secara masal oleh seluruh penjuru petani indonesia. Berikut adalah Panduan lengkap budidaya selada yang berkualitas tinggi.

Tahap-Tahap Budidaya Selada
Persyaratan Tumbuh

  • Selada tumbuh baik di dataran tinggi (pegunungan). Di dataran rendah kropnya kecil-kecil dan cepat berbunga.
  • Pertumbuhan optimal pada tanah yang subur banyak mengandung humus, mengandung pasir atau lumpur. Suhu yang optimal untuk tumbuhnya antara 15-20 0C, pH tanah antara 5-6,5.
  • Waktu tanam terbaik adalah pada akhir musim hujan. Walaupun demikian dapat pula ditanam pada musim kemarau dengan pengairan atau penyiraman yang cukup.

Baca Juga :

Budidaya Tanaman

Benih

Beberapa jenis selada yang banyak dibudidayakan antara lain adalah :

  • Selada mentega atau juga disebut selada bokor/selada daun. Bentuk kropnya bulat, akan tetapi lepas/keropos.
  • Selada (heading lettuce) atau selada krop. Bentuk krop ada yang bulat ada pula yang lonjong/bulat panjang. Kropnva padat/kompak.

Persemaian

Biji dapat ditanam langsung di lahan, tetapi pertumbuhan tanaman yang lebih baik melalui persemaian. Sebelum disemai, benih direndam dulu dalam air panas 500 C  atau dalam larutan Previcur N 1 ml / l selama satu jam. Benih tersebar merata di tempat tidur pembibitan dengan media berupa campuran tanah + pupuk kandang / kompos 1 : 1, kemudian ditutup dengan daun pisang selama 2-3 hari.

Persemaian persemaian diberi naungan/layar atap/plastik transparan. Persemaian ditutupi dengan layar untuk mencegah serangan hama.

Setelah usia 7-8 hari, bibit dipindahkan ke bumbunan yang terbuat dari daun pisang / pot plastik dengan media yang sama tanah + pupuk kandang steril. Penyiraman dilakukan setiap hari. Bibit siap ditanam di dalam tanah setelah 3-4 minggu tua atau sudah memiliki 4-5 daun.

PengolahanTanah

Tanah digali sedalam 20-30 cm. Kemudian diberi pupuk kandang kuda atau sapi + 10 ton / ha, diaduk dan diratakan. Kemudian tanah tempat tidur yang dibuat 100-120 cm lebar. Jika bibit akan ditanam segera, kemudian membuat alur / garitan dengan cangkul miring.

Jarak antara garitan + 25 cm. Tetapi jika benih ditaburkan di muka sehingga lubang tanam dengan jarak 25 cm x 25 cm atau 20 cm x 30 cm.

Penanaman

Penanaman secara langsung dilakukan dengan cara benih ditabur dalam garitan yang telah ditentukan. Jika melalui persemaian, bibit ditanam dengan jarak tanam seperti tersebut di atas, sehingga dalam satu bedengan dapat memuat 4 baris tanaman.

Pemupukan

Selain pupuk kandang, diperlukan pupuk nitrogen. Pada umur 2 minggu setelah tanam, pupuk N diberikan di dalam garitan sejauh + 5 cm dari tanaman. Kemudian pupuk ditutup dengan tanah. Dosis pupuk N + 60 kg N/ha atau 300 kg ZA/ha. Pupuk tersebut dapat diberikan dua kali dengan selang 2 minggu.

Pemeliharaan

Penjarangan dilakukan jika penanaman dilakukan langsung. Penyiraman dilakukan setiap hari sampai selada tumbuh normal (lilir), kemudian diulang sesuai kebutuhan. Jika ada tanaman yang mati, dan jahitan bordir segera berhenti setelah tanaman berumur 10-15 hari setelah tanam. Pendangiran penyiangan dan pemupukan dilakukan dalam hubungannya dengan yang pertama dan kedua kalinya.

Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT)

OPT penting yang menyerang tanaman selada antara lain kutu daun (Myzus persicae) dan penyakit busuk akar karena Rhizoctonisap . Pengendalian OPT dilakukan tergantung pada OPT yang menyerang. Apabila diperlukan pestisida, gunakan pestisida yang aman sesuai kebutuhan dengan memperhatikan ketepatan pemilihan jenis, dosis, volume semprot  waktu, interval aplikasi dan cara aplikasi.

Panen dan Pascapanen

Tanaman selada dapat dipanen setelah berumur + 2 bulan. Panen dapat dilakukan dengan cara mencabut batang tanaman dengan akar-akarnya atau memotong pangkal batang. Tanaman yang baik dapat menghasilkan + 15 ton /ha. Selada cepat layu, sehingga untuk menjaga kualitasnya, harus ditempatkan di wadah berisi air (biasa dilakukan di pasar hadisional).

(Sumber : yogya.litbang.pertanian.go.id)

Demikian Pembahasan Tentang Panduan Lengkap Dan Mudah Cara Budidaya Selada Menghasilakan Semoga Dapat Bermanfaat Aminnn … 😀